Beranda Kutai Timur Kades, Lurah dan RT Berperan Penting ! – Sosialisasikan Bahaya dan Pencegahan...

Kades, Lurah dan RT Berperan Penting ! – Sosialisasikan Bahaya dan Pencegahan COVID-19

229 views
0

Suasana rapat koordinasi di Kantor BPBD Kutim, Sabtu (4/4/2020). (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA- Saat ini peran masyarakat menjadi semakin penting. Khusunya dalam hal penyebar luasan informasi terkait bahaya virus Corona berikut bagaimana pencegahannya. Hal tersebut juga diakui oleh Bupati Kutim H Ismunandar.

Maka dari itu, pada rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, di Kantor BPBD Kutim, Sabtu (4/4/2020) ini, selain para petinggi Pemkab dan FKPD Kutim, para Kades dan Lurah, serta Ketua RT se-Sangatta Utara dan Sangatta Selatan juga dilibatkan.

Di Posko Utama Gugus Tugas Percepatan Penanganan CCOVID-19 tersebut, Ismu menegaskan bahwa intensitas sosialisasi di lingkungan masyarakat sangat perlu dilakukan. Dengan begitu para pemangku kepentingan di daerah Sangatta Selatan dan Utara, bisa menggerakkan warganya. Mulai bergotong royong hingga membuat tim relawan untuk menangani pandemi Corona.

“Kita juga berharap luasnya wilayah Sangatta Utara ini dan banyak RT-nya menjadi best practice (referensi pengalaman terbaik) untuk saling mengisi,” harap Ismu, didampingi Ketua pelaksana Satgas Covid-19 Kutim Syafruddin Syam dan beberapa kepala OPD.

Ismu sangat mengapresiasi setiap saran dan masukan yang disampaikan oleh para Ketua RT. Tentunya hal tersebut menjadi masukan Pemerintah dan Gugus Tugas COVID-19 untuk memperbaiki kinerja penanggulangan Corona. Memperbaiki mekanisme sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya COVID-19 dan bagaimana cara pencegahannya.

“Untuk saat ini paling tepat adalah seluruh masyarakat menaati anjuran-anjuran dari pemerintah,” tegasnya.

Yakni dengan mengutamakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melakukan aktivitas menggunakan tangan. Berdiam diri di rumah dan hanya keluar jika ada kepentingan mendesak. Menjauhi kerumunan massa (social distancing) hingga menghindari kontak langsung dengan orang lain (physical distancing). Tetap produktif dengan sekolah dari rumah, belajar dari rumah dan bekerja dari rumah. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here