Beranda Pemerintahan Pemkab Kutim Salurkan 54.000 Paket Sembako – Untuk 18.000 Warga Miskin Terdampak...

Pemkab Kutim Salurkan 54.000 Paket Sembako – Untuk 18.000 Warga Miskin Terdampak Corona

635 views
0

Bupati H Ismunandar berfoto bersama Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo, Kepala Kejaksaan  Negeri Sangatta Setyowati SH, Dan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Osben Alibos Naibaho, Ketua Pengadilan Negeri Sangatta Rahmat Sanjaya,SH,MH, Dandim 0909/SGT Letkol Czi Pabate, dan sejumlah pejabatdi di mobil distribusi paket sembako. (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Pemkab Kutim, Sabtu (4/4/2020) ini mulai menyalurkan paket sembako untuk 18.000 KK kurang mampu yang terdampak pandemi COVID-19. Pembagian paket sembako itu akan berlangsung selama 3 bulan kedepan. Mulai April – Juni 2020. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras 10 kg, minyak, gula, mie instan, sarden dan kecap manis senilai Rp 350.000 per paket.

“Mulai hari ini, tim akan turun membagikan bantuan paket sembako bagi warga terdampak virus Corona untuk kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan,” jelas Bupati Ismunandar saat menyerahkan secara simbolis paket sembako di Posko Bantuan Sosial penanganan virus Corona.

Pembagian paket sembako ini khusus untuk warga yang sudah terdata oleh tim dari Dinas Sosial. Ismu menambahkan penyaluran bantuan paket sembako ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo kepada Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia, untuk membantu warganya yang terdampak virus Corona akibat pembatasan aktivitas warga.

“Saya meminta tiap RT kerjasamanya dalam penyaluran bantuan paket sembako ini. Jangan sampai salah sasaran dan jangan ada yang ketinggalan. Karena belum tercatat oleh tim Satgas Covid-19,” tambah Ismu.

Kembali dijelaskan olehnya bahwa penyaluran bantuan ini adalah amanah. Sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik- baiknya. Menurut Bupati, komentar miring yang berseliweran di media social tak perlu ditanggapi. Dia hanya meminta para pihak terkait yang terlibat untuk menjalankan amanah dengan baik dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Jamiatulkhair Daik menjelaskan bahwa bantuan ini nantinya akan menyasar seluruh rumah tangga miskin. Tentunya yang sudah terdata oleh tim dari Dinas Sosial, khusus penanganan virus Corona.

“Data di lapangan mungkin bisa berubah, jadi jika benar-benar masuk dalam kategori layak dibantu, kita akan berikan bantuan,” jelasnya.

Kadinsos mengaku beras yang dibutuhkan sekarang ini masih kurang. Karena itu pihaknya meminta bantuan dari Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengatasi kekurangan tersebut. Namun demikian, Jami, sapaan Jamiatulkhair Daik mengaku sudah menyiapkan opsi sebagai tambahan. Yakni mengumpulkan beras produksi petani lokal dari bebarapa kecamatan di Kutim. (hms4/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here