Beranda Kutai Timur RSUD Kudungga Raih Predikat Bersih Korupsi, Skor SPAK 99,87

RSUD Kudungga Raih Predikat Bersih Korupsi, Skor SPAK 99,87

12 views
0

Penyerahan Laporan Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat dan Survei Persepsi Antikorupsi dari Universitas Mulawarman kepada RSUD Kudungga. Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA — RSUD Kudungga melompat signifikan dalam menjaga integritas pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil Survei Persepsi Antikorupsi (SPAK) 2026, rumah sakit ini menyabet predikat Kategori A (Bersih dari Korupsi) dengan skor fantastis 99,87 poin.

Capaian ini melonjak tajam 11,27 poin dibanding periode 2025 yang berada di angka 88,5 poin. Angka ini sekaligus melibas jauh ambang batas minimal Kategori A PermenPAN-RB Nomor 90 Tahun 2021 sebesar 81,26 poin.

Pengumuman hasil kajian independen tersebut disampaikan dalam Laporan Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan SPAK RSUD Kudungga tahun 2026 di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Kamis (23/7/2026).

Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa pengukuran ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan instrumen kendali mutu demi membendung praktik rasuah di sektor layanan publik.

“Survei ini menjadi alat kontrol akuntabilitas sekaligus instrumen evaluasi untuk memastikan layanan kesehatan terbebas dari praktik korupsi,” tegas Yusuf.

Kajian akademis ini digarap Universitas Mulawarman (Unmul) menggunakan metode proportionate stratified random sampling berbasis kuesioner digital terhadap 387 responden pasien rawat jalan, rawat inap, dan penunjang medis.

Hasilnya memuaskan. Dua indikator vital berhasil mengantongi skor sempurna (4,0) yaitu pada indikator Bebas Gratifikasi (pelayanan tanpa imbalan/hadiah) dan indikator Bebas Pungli (pelayanan tanpa biaya di luar ketentuan).

Menurut Yusuf, dua poin ini merupakan benteng terpenting mengingat transaksi informal kerap menjadi titik rawan di fasilitas kesehatan. Meski demikian, pihak rumah sakit enggan jemawa. Catatan terendah berada pada indikator pelayanan tanpa diskriminasi dengan skor 3,9, setelah 3 responden (0,8%) mengaku masih merasakan adanya celah diskriminasi.

“Prinsip kami adalah continuous quality improvement. Sekecil apa pun keluhan masyarakat, itu modal berharga untuk membenahi SOP dan mutu layanan,” tambah Yusuf.

Perwakilan Universitas Mulawarman, Ratno Adrianto, mengapresiasi keberhasilan RSUD Kudungga meraih kepercayaan publik. Namun, ia mengingatkan agar transparansi sistem pengendalian internal ini terus dirawat secara konsisten.

“Nilai tinggi ini adalah persepsi positif publik yang harus dijaga melalui evaluasi berkala. Masukan masyarakat harus tetap diposisikan sebagai dorongan perbaikan, bukan sekadar kritik,” ujar Ratno.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan laporan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat dan Survei Persepsi Antikorupsi dari Universitas Mulawarman kepada RSUD Kudungga. Penyerahan laporan tersebut turut disaksikan dan didampingi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Bagi RSUD Kudungga, capaian SPAK sebesar 99,87 poin menjadi gambaran positif atas komitmen rumah sakit dalam membangun pelayanan yang transparan, berintegritas, dan bebas dari praktik korupsi.Namun, hasil tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya mempertahankan capaian ini dan melakukan perbaikan terhadap setiap aspek pelayanan yang masih menjadi catatan. Karena kepercayaan masyarakat merupakan bagian vpenting dari kualitas pelayanan kesehatan,” pungkas Yusuf.(kopi8/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini