Beranda Kutai Timur Indeks Ketahanan Pangan Kutim Melonjak, Tembus 50 Besar Nasional

Indeks Ketahanan Pangan Kutim Melonjak, Tembus 50 Besar Nasional

37 views
0

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutim, Ery Mulyadi. Foto.: Nasruddin/Pro Kutim

BATU AMPAR – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat lonjakan signifikan dalam capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, posisi Kutim meningkat tajam dan kini masuk jajaran 50 besar kabupaten/kota dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia.

Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai program pembangunan sektor pangan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kutim melalui sinergi lintas perangkat daerah. Indeks Ketahanan Pangan sendiri disusun berdasarkan tiga pilar utama, yakni ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, serta pemanfaatan pangan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutim, Ery Mulyadi, menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya posisi Kutim masih berada di kisaran peringkat 300-an secara nasional. Namun, berkat perbaikan pada sejumlah indikator strategis, peringkat tersebut melonjak signifikan pada tahun 2025.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil perhitungan terbaru, posisi Kutim naik ke peringkat 49 dari lebih 500 kabupaten/kota di Indonesia. Ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan,” ujar Ery.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut tidak terlepas dari perbaikan berbagai aspek, mulai dari peningkatan aksesibilitas pangan, pemerataan layanan kesehatan, hingga ketersediaan air bersih di wilayah perdesaan. Penyesuaian metode pengukuran yang kini menggunakan 11 variabel juga mendorong penilaian yang lebih komprehensif terhadap kondisi riil di lapangan.

Meski demikian, Ery mengakui masih terdapat sejumlah desa yang masuk kategori rentan, salah satunya Desa Himba Lestari. Namun secara agregat, kondisi ketahanan pangan Kutim dinilai sudah berada pada level aman dan kompetitif secara nasional.

“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Meski begitu, kami tidak akan berpuas diri. Evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian khusus,” katanya.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutim optimistis dapat terus meningkatkan kualitas ketahanan pangan daerah. Stabilitas pangan yang terjaga dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menarik minat investasi di sektor pertanian dan pangan.
Ke depan, pemerintah daerah menargetkan penguatan kebijakan berbasis data serta peningkatan infrastruktur pendukung agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.(kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini