Beranda Kutai Timur Peresmian Rumah Rehab Gizi, Perangi Angka Stunting Kutim

Peresmian Rumah Rehab Gizi, Perangi Angka Stunting Kutim

12
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat meresmikan Rumah Rehab Gizi Stunting. Foto: Bahtiar/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmen serius dalam memerangi masalah gizi buruk. Pada Senin (9/2/2026), Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, secara resmi meresmikan fasilitas Rumah Rehab Gizi Stunting yang berlokasi di Kecamatan Sangatta Utara.
Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis daerah untuk memberikan intervensi nyata bagi anak-anak dan kelompok rentan yang berisiko stunting.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang berhasil mewujudkan pembangunan ini. Menurutnya, dengan adanya Rumah Rehab Gizi, penanganan balita berisiko stunting akan menjadi lebih terukur, terarah, dan terpantau dengan baik.

“Saya berharap fasilitas ini segera dimanfaatkan secara maksimal. Ini adalah wadah agar kita bisa melakukan rehabilitasi gizi secara terintegrasi,” ujar Ardiansyah.

Untuk diketahui pembangunan gedung ini memanfaatkan eks bangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) Sangatta Utara di atas lahan seluas 10 x 20 meter persegi. Fasilitas ini mencakup ruang kesehatan, kamar khusus anak laki-laki, kamar anak perempuan, dapur, serta toilet. Proyek renovasi ini menelan anggaran sebesar Rp 450 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Terkait hal tersebut, Bupati menginstruksikan Kepala Bappeda untuk terus berkoordinasi dengan pihak swasta agar dana CSR dapat dioptimalkan untuk program kemanusiaan serupa. Namun, Ardiansyah juga mengingatkan bahwa infrastruktur saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat keluarga.

“Stunting seringkali berkaitan dengan kondisi sanitasi. Masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan rumah masing-masing. Kesehatan itu harus dimulai dari rumah kita sendiri,” tegas Bupati.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, menjelaskan bahwa Rumah Rehab Gizi ini merupakan inovasi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Jika sebelumnya petugas yang mengantar makanan ke rumah warga, kini anak-anak berisiko stunting dapat mendapatkan perawatan dan edukasi gizi secara terpusat di fasilitas ini.

Senada, Manager Superintendent Public Communications PT KPC, Felly Lung, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mengawal program penurunan stunting. Pengerjaan fisik bangunan ini dilakukan secara maraton mulai akhir Desember 2025 dan berhasil dirampungkan pada 26 Januari 2026.

“Kami berharap bangunan ini memberikan manfaat luas, khususnya bagi masyarakat Sangatta Utara dalam mencetak generasi yang lebih sehat,” kata Felly.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Kepala Bappeda Januar Bayu Irawan, Kepala Dinas Kesehatan Yuana Sri Kurniawati, Sekretaris DPPKB Jumran, Kabag Kesra Nor Hadi, Kepala KUA Muhammad Taher, serta unsur Forkopimcam. Fasilitas ini kini siap menjadi pusat edukasi nutrisi dan dukungan bagi orang tua dalam memberikan asupan gizi optimal di masa awal tumbuh kembang anak.(kopi7/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini