Teks: Berprestasi, Sultan Anugrah murid kelas X SMAN 1 Sangatta Selatan (Satset) Kutai Timur kembali bersinar melalui Sultan Anugrah. (Ist)
SANGATTA – Di tengah riuh kompetisi pelajar yang kian padat dan selektif, satu nama dari Sangatta Selatan mencuat dengan tenang namun meyakinkan. Sultan Anugrah, murid kelas X SMAN 1 Sangatta Selatan (Satset), kembali menorehkan jejak prestasi yang membuat sekolahnya bersinar. Ia melangkah sebagai finalis Duta Pelajar Berprestasi Angkatan 2 tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) belum lama ini. Sebuah capaian yang menegaskan bahwa keberanian mencoba dan ketekunan belajar dapat membawa pelajar muda ke panggung yang lebih luas.
Pencapaian itu bukanlah kebetulan. Sultan tumbuh dalam iklim belajar yang mendorong keberanian, disiplin, dan konsistensi. Ketika banyak pelajar seusianya masih menimbang-nimbang langkah, ia memilih maju. Keputusan itu menuntunnya tidak hanya ke ajang Duta Pelajar Berprestasi, tetapi juga ke arena pengembangan diri lain yang menuntut ketangguhan karakter. Saat ini, Sultan tercatat sebagai Peserta Pemilihan Putra Putri Emas Nusantara 2026, sebuah ajang yang menitikberatkan pembentukan kepemimpinan, karakter, dan prestasi generasi muda.
Bagi Sultan, mengikuti kompetisi bukanlah perkara mengejar panggung atau sorak sorai. Ada tujuan yang lebih mendasar, bertumbuh dan mengharumkan nama almamater.

“Saya ingin terus berkembang dan membawa nama baik sekolah,” ungkapnya dengan penuh optimis.
Kalimat itu mencerminkan orientasi yang matang bahwa prestasi adalah proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan, bukan sekadar hasil akhir.
Seluruh tahapan seleksi ia jalani dengan disiplin. Ajang Duta Pelajar Berprestasi, yang menilai bukan hanya capaian akademik, melainkan juga karakter, kepercayaan diri, dan komitmen sebagai pelajar inspiratif, menjadi ruang uji yang ditempuhnya dengan tekad. Dari proses itulah, Sultan akhirnya dinyatakan lolos sebagai finalis.
Rekam jejak prestasinya juga terentang hingga tingkat nasional. Ia meraih Juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional serta Juara Harapan 3 Olimpiade Ekonomi tingkat nasional. Deretan capaian ini mengukuhkan posisinya sebagai murid berprestasi yang patut diperhitungkan, sekaligus memperlihatkan spektrum kemampuan yang terus diasah lintas bidang.
Di balik pencapaian itu, Sultan dikenal tekun dan terarah. Ia memusatkan perhatian pada pengembangan potensi diri, seraya mempersiapkan kompetisi akademik berikutnya, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi. Baginya, setiap kompetisi adalah ruang pembelajaran yang memperkaya pengalaman, bukan semata urusan menang atau kalah. Sultan pun menyampaikan pesan kepada teman-teman sebayanya agar berani melangkah.
“Semoga teman-teman ikut mencoba, berani melangkah, dan terus berprestasi,” tuturnya. “Saya berharap teman-teman tidak ragu untuk mencoba berbagai kompetisi. Jangan takut gagal, karena dari proses itulah kita belajar dan berkembang. Semoga ke depan semakin banyak murid yang berani melangkah dan mengukir prestasi,” tambah Sultan Anugrah.

Harapan itu lahir dari pengalaman personal bahwa keberanian mencoba adalah pintu pertama menuju capaian yang lebih tinggi. Dukungan sekolah menjadi fondasi penting.
Kepala SMAN 1 Sangatta Selatan, Rubito, menegaskan komitmen institusi dalam membuka ruang prestasi bagi murid.
“Sekolah selalu mendorong dan membuka peluang seluasnya bagi murid untuk berprestasi di bidang apapun, seperti Sultan yang selalu aktif untuk mengembangkan diri,” ujarnya.
Prestasi Sultan Anugrah menjadi inspirasi bagi warga sekolah dan generasi muda di Kaltim. Ia membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih prestasi bermakna. Dengan kerja keras, tekad, dan lingkungan belajar yang mendukung, jalan menuju masa depan dapat ditempa sejak dini. (kopi3)






























