Parkiran liar di Jalan Margo Santoso, Sangatta Utara. (Wahyu Pro Kutim)
SANGATTA – Sejumlah terobosan digalakkan oleh Camat terbaru di Sangatta Utara. Hasdiah Dohi, mantan Camat Sangatta Selatan itu telah dimutasi pada 25 Oktober 2021 lalu di kecamatan tetangga yakni Sangatta Utara.
Dikatakan Hasdiah, program yang digalakkan olehnya saat ini adalah menata lingkungan di Ibukota Kutai Timur (Kutim) yaitu Sangatta Utara. Program dimaksud dibagi dua. Pertama menata pedagang kaki lima (PKL).
“Sekarang sudah tahap sosialisasi untuk pembenahan PKL,” kata Hasdiah saat ditemui tim Pro Kutim di ruang kerjanya, Kantor Camat Sangatta Utara, Selasa (7/12/2021).

Kemudian program lainnya adalah menata parkir liar yang kerap merusak wajah kota Sangatta. Pelaku parkir liar bakal ditata dan diberikan solusi mengelola tempat parkir baru. Mantan Camat Sangatta Selatan itu membeberkan, parkir liar yang pertama ditata adalah di kawasan Jalan Sulawesi dan Jalan Margo Santoso. Selanjutnya secara bertahap menata parkir liar di seluruh wilayah yang ada di Kota Sangatta. Ia mengatakan dampak yang dirasakan masyarakat akibat parkir liar itu adalah penyempitan medan jalan. Bahkan pernah terjadi ada urusan darurat seperti ibu-ibu melahirkan di Jalan Margo Santoso mengalami pecah ketuban di jalan tersebut, sebelum sampai pada salah satu klinik di jalan itu.
“Penataan parkir liar itu, berasal dari keluhan dari masyarakat,” tegas perempuan berhijab tersebut.
Sementara itu, untuk memuluskan jalannya program dimaksud, Hasdiah mengutarakan bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Satpol PP, Unsur Muspika, Dishub dan stakeholder yang lain. Untuk solusi parkiran, ia mengatakan direncanakan menggunakan lahan kosong warga sekitar saja. (hms7/hms3)




































