Beranda Kutai Timur 105 Petinju Amatir Adu Teknik di Kejurkab Pertina Kutim

105 Petinju Amatir Adu Teknik di Kejurkab Pertina Kutim

180 views
0

Momen atlet Kutim berjibaku mencari poin dengan adu jotos di ring Kejurkab Pertina Kutim dirangkai dengan pelantikan Pengcab Pertina Kutim. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Suasana area Polder Ilham Maulana tampak berbeda pada Selasa (23/12/2025) malam. Di bawah lampu tembak yang terang, gemuruh tepuk tangan masyarakat menyambut pelantikan pengurus Pengcab Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kutai Timur (Kutim) periode 2025-2029 yang dirangkai dengan pembukaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pertina Kutim 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, serta perwakilan Pengprov Pertina Kaltim, Musrifin Umar. Syahlianoor, yang akrab disapa Haji Ijing, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pertina Kutim untuk masa bakti empat tahun ke depan.

Dalam laporannya, Manajer sekaligus Juru Bicara Pertina Kutim, Hendra Putra mewakili Ketua Pertina Kutim Haji Ijing, memaparkan capaian luar biasa atlet-atlet lokal dalam waktu singkat. Hanya dalam kurun waktu enam bulan, Pertina Kutim berhasil memborong puluhan medali dari berbagai ajang bergengsi.

“Di bulan Oktober lalu, dengan dukungan penuh dari Pak Haji Ijing, kita mengirim 10 atlet ke Palu dan berhasil membawa pulang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Sebelumnya di Babak Kualifikasi (BK) Porprov dan Popda, kita juga konsisten meraih medali emas,” ujar Hendra.

Ia menegaskan bahwa saat ini terdapat 10 atlet tinju asli putra daerah Kutim yang telah dinyatakan lolos dalam BK Pertina.

“Kejurkab ini sendiri diikuti oleh 106 peserta yang datang dari berbagai kecamatan seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Wahau, hingga Kaliorang,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, dalam sambutannya menekankan bahwa olahraga bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan instrumen pemerintah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.

“Masyarakat modern tidak hanya butuh sejahtera secara sandang dan pangan, tapi juga butuh bahagia. Tinju hadir sebagai hiburan sekaligus kebanggaan. Pemerintah serius membina ini karena kita ingin atlet yang bertanding nanti adalah pure (murni) orang Kutim, bukan atlet ‘bon-bonan’ dari luar,” tegas Mahyunadi.

Menanggapi permintaan pengurus terkait keterbatasan alat, Mahyunadi langsung menginstruksikan Kadispora untuk mengalokasikan anggaran sarana prasarana pada tahun 2026. Ia menginginkan Kutim memiliki ring tinju standar sendiri dan tidak lagi menyewa dari luar daerah.

“Saya minta Pak Basuki (Kadispora) masukkan di anggaran 2026. Kita bantu pengadaan ring dan peralatan. Saya ingin sasana-sasana tinju dibuka sampai ke tingkat desa dan kecamatan. Kita cari ‘berlian’ dari lumpur terdalam, kita asah atlet-atlet kita hingga ke level internasional,” tambahnya disambut antusiasme hadirin.

Di akhir sambutannya, Mahyunadi menitipkan pesan kepada pengurus baru agar menjalankan organisasi secara profesional dan transparan. Ia mewanti-wanti agar tidak ada kecurangan wasit maupun nepotisme dalam seleksi atlet.

“Jangan pilih atlet karena keluarga jika nilainya rendah. Yang terbaik harus diprioritaskan. Jika pengurus profesional, maka atlet akan semangat dan nama Kutim akan semakin harum di masa depan,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, Pertina Kutim optimis dapat melampaui target medali pada ajang Porprov mendatang, sekaligus menjadikan tinju sebagai olahraga rakyat yang membanggakan di “Tuah Bumi Untung Benua”.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini