Momen zoom meeting Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama peserta Latsar CPNS. Foto: Fathul/Pro Kutim
SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memberikan arahan tegas kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) yang digelar via Zoom Meeting dari Ruang Bupati Kutim, Kamis (26/2/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya internalisasi core values dan employer branding ASN sebagai landasan budaya kerja di lingkungan pemerintahan.
Bupati Ardiansyah menyampaikan bahwa memahami nilai-nilai dasar bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan harus meresap ke dalam jiwa setiap aparatur.
“Ini sangat penting. Saya berharap konsep ini sudah masuk ke dalam dada masing-masing, sehingga saudara benar-benar siap bergabung menjadi aparat negara yang berjiwa ASN sejati,” ujar Ardiansyah di hadapan para peserta.

Dalam paparannya, Bupati menggarisbawahi tiga komponen mendasar yang harus dimiliki setiap ASN di Kutim yakni seperti tanggung jawab yakni ASN harus konsisten mengimplementasikan perilaku yang selaras dengan nilai norma dan etika organisasi.
“Hal ini mencakup kejujuran dalam hubungan kerja dengan rekan sejawat maupun pimpinan,” urainya.
Kemudian komitmen dengan menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta fokus pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Kalau bisa dipermudah, kenapa harus dipersulit? Itu komitmen kita dalam pelayanan,” tegasnya.
Berikutnya yaitu masa depan dengan pelayanan publik yang prima bertujuan menciptakan kondisi masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera. Menurut Bupati, ASN adalah tulang punggung tempat masyarakat menyandarkan harapannya.

Bupati juga memaparkan secara rinci akronim BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai strategi transformasi menuju pemerintahan berkelas dunia (world class government).
Ia mengingatkan bahwa proses menjadi PNS tidaklah mudah karena melalui seleksi yang ketat. Oleh karena itu, nilai Akuntabel (tanggung jawab atas kepercayaan) dan Kompeten (terus belajar) menjadi harga mati.
“Tidak ada istilah istirahat dalam belajar. Saat saudara bekerja, saudara harus terus belajar memahami tugas, disiplin, dan mengevaluasi pekerjaan agar tetap tepat sasaran,” tambahnya.

Menutup arahannya, Ardiansyah mengingatkan para CPNS untuk bersikap Adaptif terhadap perubahan global yang sangat cepat, terutama di era kecerdasan buatan (AI) dan teknologi informasi.
“ASN dituntut inovatif dan mampu membangun kerjasama yang sinergis melalui nilai Kolaboratif. Nilai-nilai nasional ini pun haru disinergikan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kutim, yaitu mewujudkan Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing,” tutupnya.(kopi13)































