Jalannya gladi kotor Paskibraka Kutim berlatih menuju detik-detik proklamasi. Foto: Miftah/Pro Kutim
SANGATTA – Semangat kemerdekaan tetap membara di Lapangan Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) pada Rabu (13/8/2025), meski langit mendung dan hujan gerimis menyapa. Ratusan peserta dari berbagai elemen dengan antusias mengikuti gladi kotor upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih, sebagai persiapan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).
Untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutim tahun ini melibatkan 36 pelajar terbaik dari berbagai SMA/SMK di seluruh Kutim, terdiri dari 18 putra dan 18 putri. Mereka telah melewati seleksi ketat dan latihan intensif untuk memastikan kekompakan dan kesempurnaan saat upacara resmi nanti.

Selain Paskibraka, upacara ini juga diperkuat oleh Pasukan 45, yang terdiri dari 10 personel Kodim 0909/KTM, 10 personel Lanal Sangatta, 10 anggota Polres Kutim, serta seorang komandan kompi. Tak ketinggalan, Pasukan 8 yang terdiri dari 8 anggota Paskibraka dan 4 anggota Polres Kutim juga memegang peran penting dalam prosesi pengibaran bendera.
Pelatihan dan pembinaan anggota Paskibraka melibatkan enam pelatih andal, masing-masing dua orang dari Polres Kutim, Kodim 0909/KTM, dan Lanal Sangatta. Sinergi dari berbagai unsur ini memastikan setiap detail prosesi berjalan dengan sempurna.

Pasukan upacara tahun ini juga melibatkan perwakilan dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparatur sipil negara (ASN), dan pelajar. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kekompakan lintas sektor demi suksesnya peringatan HUT RI ke-80 di Kutim.
Meskipun lapangan becek dan udara dingin akibat gerimis, semangat para peserta tidak surut sedikit pun. Setiap komando dijalankan dengan tegas, gerakan dilakukan dengan penuh disiplin, seakan ingin membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tak akan luntur oleh cuaca apapun.

Ditemui Pro Kutim, salah seorang pelatih Paskibraka Kutim Wahyu Winarko menegaskan sesuai jadwal hari ini menyelesaikan gladi kotor.
“Ini adalah bagian penting dari persiapan kami. Semoga besok, saat hari H, seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan membangkitkan rasa nasionalisme bagi seluruh masyarakat Kutim,” tutup pria yang menjabat sebagai Kasi Humas Polres Kutim itu.(kopi8/kopi13/kopi3)






























