Beranda Kutai Timur Dinkes Kutim Sukses Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

Dinkes Kutim Sukses Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

79 views
0

Jalannya kegiatan operasi katarak gratis oleh Dinkes Kutim. Foto: Bagus/Pro Kutim

MUARA WAHAU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Kaltim-Kaltara sukses melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Buta Katarak di BLUD Puskesmas Muara Wahau 2, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini merupakan Baksos operasi katarak yang kesembilan kalinya diselenggarakan oleh Pemkab Kutim di wilayahnya, menegaskan komitmen Pemkab dalam menanggulangi angka kebutaan yang disebabkan oleh katarak.

Ketua Panitia Penyelenggara, Nurkholis melaporkan bahwa antusiasme masyarakat di Zona Muara Wahau sangat tinggi.

“Kami menargetkan 60 pasien, namun pada hari pelaksanaan, tercatat ada 72 pasien yang hadir dari wilayah Muara Wahau I, Muara Wahau II, Kongbeng, Telen, bahkan ada sebagian dari Tepian Baru. Ini menunjukkan betapa besarnya kebutuhan masyarakat kita akan layanan operasi katarak gratis,” ujar Nurkholis.

Menurut data Kerangka Acuan (KA) Dinas Kesehatan, katarak menyumbang sekitar 81 persen dari total kasus kebutaan di Indonesia. Di daerah terpencil, akses dan biaya menjadi kendala utama, menjadikan Baksos ini solusi vital bagi masyarakat Kutim.

Sejumlah pasien yang hadir menyampaikan rasa syukurnya dan berharap dapat kembali produktif setelah operasi.

Ngadiran (51), seorang pekerja kebun sawit, mengaku penglihatannya yang kabur telah sangat mengganggu pekerjaannya sehari-hari.

“Harapannya semoga bisa melihat kembali, melihat lebih terang,” tuturnya.

Senada, Asri Efendi, yang kesehariannya adalah pemanen, berharap dapat sembuh total agar bisa melihat dengan terang lagi dan melanjutkan pekerjaannya.

Plt Kepala Dinkea Kutim Sumarno yang meresmikan acara, menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Kutim dan tim teknis PERDAMI Kaltim-Kaltara.

“Baksos ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung program nasional bebas buta katarak. Kami berterima kasih kepada Tim PERDAMI yang telah mendampingi kami selama sembilan kali kegiatan ini,” kata Sumarno.

Sementara itu, Camat Muara Wahau, Marlianto, mengapresiasi kegiatan gratis ini. Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya sekali, melainkan dapat diulang setiap tahun untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Operasi katarak swasta bisa menghabiskan biaya hingga Rp 20 juta. Kesempatan ini sangat bagus bagi warga kami,” katanya.

Pasca operasi, Tim Medis dan Dinkes akan melaksanakan tahapan Observasi/Pemantauan hasil operasi katarak pada hari berikutnya, Minggu, (30/11/2025), untuk memastikan pemulihan berjalan lancar.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini