Pengurus PGSI Kutim foto bersama dengan atlet di BK Porprov 2025. Foto: Istimewa.
SAMARINDA – Persaingan sengit mewarnai Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 untuk cabang olahraga gulat yang digelar di Gedung Gulat, Jalan Jakarta, Kota Samarinda. Ajang yang diikuti para pegulat dari sembilan kabupaten/kota tersebut menjadi panggung unjuk kemampuan bagi kontingen Kutai Timur (Kutim).
Kutim tampil penuh semangat sejak hari pertama pertandingan hingga akhirnya membukukan hasil memuaskan. Pada babak final yang berlangsung Sabtu (6/12/2025), kontingen ini sukses mengamankan total 20 medali, terdiri atas empat emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu. Capaian ini menunjukkan konsistensi kerja keras para atlet dan pelatih.
Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kutim Munir Perdana, menyampaikan rasa syukur atas torehan tersebut.
“Alhamdulillah, kita berhasil mendapat 20 medali, empat emas, tujuh perak dan sembilan perunggu. Ini tentu membanggakan karena target awal cuma tiga emas,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Munir mengungkapkan bahwa raihan medali emas melebihi ekspektasi. Ia berharap performa tersebut dapat terus terjaga hingga Porprov Kaltim VIII di Paser tahun depan.
“Hasil BK itu memang di luar ekspektasi yang saya harapkan, tapi dengan hasil empat emas patut kita syukuri semoga ini tetap konsisten pada Porprov di Paser tahun depan,” sambungnya.

Berbicara mengenai persiapan menuju Porprov 2026, Munir menegaskan bahwa program latihan akan tetap berjalan secara teratur, disertai peningkatan intensitas menjelang pertandingan.
“Saya pikir dari cabor Gulat ini persiapan sama dengan sebelumnya, tetap latihan secara rutin. Menjelang Porprov tiga atau empat bulan sebelumnya akan lakukan TC dan keikutsertaan pada event-event nasional,” jelasnya.
Dukungan untuk cabor gulat Kutim juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim. Wakil Bendahara KONI Kutim Ovie Mafia Winata, turut hadir menyaksikan langsung jalannya BK Porprov tersebut.
Ovie menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet yang mampu menampilkan performa terbaiknya di setiap kelas. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa pembinaan gulat Kutim berjalan di jalur yang tepat.
Ia juga menambahkan bahwa evaluasi tetap diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi atlet ke depan.
“Kita patut bangga dengan hasil cabor Gulat, karena seluruh kelas yang dipertandingkan semuanya lolos ke Porprov. Yang masih kurang ditingkatkan dan yang sudah mendapat emas dipertahankan,” ungkapnya.
Dengan seluruh kelas lolos ke Porprov, peluang Kutim untuk bersaing lebih kuat di ajang Porprov Kaltim VIII semakin terbuka lebar. Capaian 20 medali ini pun menjadi motivasi tambahan bagi para atlet dan pelatih untuk mempersiapkan diri lebih matang demi mengharumkan nama Kutim pada Porprov 2026 mendatang. (kopi14/kopi3)




































