Beranda Kutai Timur Stop Vandalisme di Goa Kongbeng !

Stop Vandalisme di Goa Kongbeng !

43 views
0
DCIM\100MEDIA\DJI_0111.JPG

Vandalisme mengotori dinding Goa Kongbeng. Insert: Landscape foto drone Goa Kongbeng tampak begitu amboi di tengah rimbunnya Hutan Tanaman Indistri (HTI) sawit. Foto: Andi Slamet/Aidil Putra

KONGBENG – Keberadaan Goa Kongbeng di Desa Kongbeng Indah kian mengkhawatirkan, pasalnya terdapat aksi tangan jahil mengotori dinding goa dengan coretan atau biasa disebut vandalisme. Sejumlah coretan gambar dan tulisan memenuhi area sebelah kiri berwarna merah dan biru ketika memasuki mulut goa.

“Kesadaran masyarakat untuk menjaga situs cagar budaya tampaknya masih rendah dan belum ada sanksi tegas bagi pelaku vandalisme,” ungkap Andi Slamet salah satu penggiat alam dari komunitas Sangatta Backpacker ketika memasuki area Goa Kongbeng beberapa waktu lalu tepatnya Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, vandalisme ini memang menjadi salah satu aksi yang meresahkan dari oknum tak bertanggung jawab dan harus distop.

“Vandalisme itu perbuatan merusak atau menghancurkan hasil karya seni atau barang berharga lainnya (keindahan alam dan sebagainya) atau perusakan dan penghancuran secara kasar. Saya harap pihak setempat turun tangan menyelamatkan Cagar Budaya Goa Kongbeng agar tidak terjadi lagi aksi serupa,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Objek Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim Akhmad Rifanie turut menyayangkan aksi vandalisme di Goa Kongbeng.

“Kami sangat menyesalkan vandalisme ini, bukannya melestarikan keberadaan peninggalan cagar budaya malah justru merusaknya. Ini membuktikan para oknum jahil vandalisme salah tempat, harusnya jangan di dinding goa. Gunakan akal sehat, kan bisa menyalurkan bakatnya di median yang berbeda dengan menggunakan ruang khusus,” ulasnya kepada Pro Kutim.

Ditambahkan Rifanie, goa ini juga memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang dari ribuan tahun silam. Bahkan dari dalam Goa Kongbeng dulu pernah ditemukan arca Hindu. Selain itu, bentangan pegunungan batu karstnya yang menjulang tinggi menjadi bukti nyata bahwa Goa Kongbeng sudah ada sejak masa peradaban. Namun siapa sangka goa tersebut jadi sasaran dari tangan-tangan jahil vandalisme.

“Aksi vandalisme di tempat mana pun adalah perbuatan yang buruk dan tidak boleh ditiru. Apalagi Goa Kongbeng salah satu objek wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan di hari-hari besar keagamaan terutama bagi umat Hindu yang ada di sekitar Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng,” urainya.

Ditegaskan Rifanie, memang perlu dibuatkan rambu peringatan dan larangan perusakan benda cagar budaya di kawasan Goa Kongbeng.

“Pihak pemerintah desa setempat harus segera merespon dan segera membangunnya untuk mengantisipasi serbuan vandalisme berikutnya,” tegasnya. (hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here