Beranda Kutai Timur Disdikbud Kutim Pastikan SPMB Lancar, Siswa Tertampung

Disdikbud Kutim Pastikan SPMB Lancar, Siswa Tertampung

28 views
0

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memasuki tahapan pengumuman setelah seluruh rangkaian pendaftaran selesai dilaksanakan. Pemerintah daerah memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan melalui pemetaan daya tampung sekolah dan pengalihan siswa ke sekolah terdekat yang masih memiliki kuota.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,(Disdikbud) Kutim Mulyono, menjelaskan bahwa pada Jumat (26/6/2026) pihaknya telah mengumpulkan seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP untuk mengevaluasi hasil pendaftaran. Pertemuan tersebut difokuskan pada pemetaan jumlah pendaftar dan kapasitas masing-masing sekolah agar distribusi peserta didik lebih merata.

“Kita petakan berapa daya tampung dan berapa jumlah pendaftarnya. Sekolah yang kelebihan peminat kita arahkan ke sekolah terdekat yang masih memiliki kuota. Intinya, kami mengupayakan semua murid bisa mendapatkan sekolah,” ujar Mulyono saat diwawancarai Pro Kutim, Senin (29/6/2026)

Menurutnya, secara keseluruhan kapasitas sekolah di Kutim masih mencukupi dibandingkan jumlah pendaftar. Kendala yang muncul lebih disebabkan oleh penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah favorit, seperti SMP Negeri 1 serta beberapa sekolah dasar tertentu, sehingga diperlukan redistribusi ke sekolah lain yang lokasinya berdekatan.

Ia menegaskan bahwa hingga menjelang pengumuman hasil seleksi tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan SPMB. Untuk mengantisipasi berbagai persoalan administrasi maupun teknis, Disdikbud juga membuka posko pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama proses penerimaan berlangsung.

“Sampai hari terakhir pendaftaran tidak ada masalah yang berarti. Jika ada persoalan, semuanya bisa disampaikan melalui posko pengaduan dan langsung kami selesaikan,” katanya.

Setelah pengumuman hasil seleksi, tahapan berikutnya adalah daftar ulang serta penyelesaian administrasi bagi calon peserta didik yang masih mengalami kendala. Pemerintah daerah juga memastikan seluruh siswa yang belum memperoleh sekolah akan diarahkan ke satuan pendidikan yang masih memiliki daya tampung.

Selain fokus pada penerimaan peserta didik baru, Disdikbud Kutim juga telah menyiapkan kebutuhan buku dan perlengkapan sekolah. Namun, proses pengadaan baru akan dilakukan setelah jumlah siswa yang diterima beserta kebutuhan ukuran seragam dipastikan melalui tahapan daftar ulang.

Mulyono menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan agar pengadaan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Dengan demikian, distribusi bantuan pendidikan dapat berjalan lebih efektif tanpa terjadi kekurangan maupun kelebihan.

Kemudian, dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi.

Meski demikian, pemerintah tetap menyediakan layanan tatap muka melalui posko pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

“Disdikbud Kutim juga mencatat terdapat 241 satuan pendidikan SD negeri dan swasta serta 94 SMP negeri dan swasta yang menjadi bagian dari pelaksanaan SPMB. Secara keseluruhan, termasuk jenjang pendidikan lainnya, terdapat sekitar 702 satuan pendidikan yang tersebar di wilayah Kutim,” tutup Mulyono.

Pemerintah berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan hingga seluruh tahapan selesai tanpa hambatan berarti. Melalui koordinasi dengan seluruh kepala sekolah, pemetaan daya tampung, serta layanan pengaduan yang aktif, seluruh calon peserta didik diharapkan memperoleh hak pendidikan secara merata sesuai kapasitas sekolah yang tersedia.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini