Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat melepas Sangatta Soccer Akademi Ikuti Piala Merdeka U-14 Kaltim. Foto : Nasruddin/Pro Kutim
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi secara resmi melepas tim Sangatta Soccer Akademi (SSA) untuk mengikuti Piala Merdeka tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kelompok usia 14 tahun di Samarinda, 14–17 Agustus 2025. Prosesi pelepasan berlangsung di Halaman Lobi Kantor Bupati Kutim, Kamis (14/8/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Mahyunadi mengaku bangga bisa berhadapan langsung dengan para talenta muda yang akan bertarung di turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

“Cerahnya pagi ini membawa kecerahan bagi kita semua. Masa kecil disayang orang tua, masa remaja bahagia, masa tua kaya raya, mati masuk surga,” ucapnya disambut tawa para hadirin.
Ia menjelaskan, visi Kutim adalah menciptakan generasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. “Tangguh itu tahan banting, kuat, tidak mudah menyerah. Itu tidak turun dari langit, tapi dibentuk lewat latihan fisik dan mental yang baik,” tegasnya.
Mahyunadi menekankan pentingnya kemandirian bagi para atlet muda. “Kalau kita tidak mandiri, kita tidak bisa juara. Orang mandiri itu pasti mampu memimpin orang lain. Dari anak-anak berprestasi inilah lahir pemimpin masa depan,” ujarnya.

Selain itu, Mahyunadi juga mendorong terciptanya daya saing di kalangan atlet. Ia berharap SSA Kutim mampu menunjukkan kualitas dan kapasitas terbaik.
“Kita ingin Kutim dipandang kabupaten lain sebagai daerah yang punya daya saing. Tahun lalu kita juara nasional U-13, tahun ini U-14, insyaallah bisa juara lagi,” ungkapnya.
Mahyunadi juga menyinggung tantangan prestasi sepak bola Indonesia yang kerap terkendala postur tubuh.

“Bukan masalah ras, tapi gizi. Karena itu pemerintah terus berupaya mengatasi stunting, termasuk lewat program minum susu gratis di Kutim” jelasnya.
Ia berpesan agar para pemain menjauhi penyalahgunaan obat dan narkoba.
“Kalau terkena narkoba, hilang sudah masa depan cerah kalian. Saya sendiri tidak tinggi sekolah, tapi karena tidak pernah kena narkoba dan alkohol, Alhamdulillah bisa berdiri di sini,” tuturnya memberi motivasi.
Mahyunadi juga mengingatkan pentingnya disiplin.
“Jangan jadi pemuda bangun kesiangan. Tetapi harus bangun pagi, olahraga, atur gizi, dan hormati orang tua. Disiplin berlatih akan membuat kalian lebih berprestasi dibanding yang lain,” pesannya.
Nasihat terakhir yang ia sampaikan adalah taat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Manusia hanya berusaha, Tuhan yang menentukan. Jangan lupa ibadah di tengah latihan dan kompetisi,” ujarnya

Sementara itu, Pembina SSA Kutim Ilham menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Mahyunadi yang telah melepas tim secara langsung.
“SSA Kutim sudah berdiri 14 tahun, berprestasi di tingkat daerah, provinsi, bahkan nasional. Terakhir, kami juara 3 Piala Suratin di Samarinda untuk U-13 dan U-15,” paparnya.
Ilham menegaskan bahwa keikutsertaan SSA Kutim sejalan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim, khususnya poin 19 yang memprioritaskan pembinaan olahraga prestasi.
“Kami berharap event ini menjadi ajang mengukir prestasi kembali bagi Kutim. Semoga anak-anak SSA dapat membawa pulang gelar juara dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi,” singkatnya. (kopi14/kopi13/kopi3)




































