Beranda Kutai Timur Olahraga Bukan Tren tapi Kebutuhan, Pesan Bupati Kutim di SunMoRun 2025

Olahraga Bukan Tren tapi Kebutuhan, Pesan Bupati Kutim di SunMoRun 2025

118 views
0

SANGATTA – Ribuan warga Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya tumpah ruah di kawasan Pusat Perkantoran Pemkan Kutim pada Minggu, (31/8/2025) pagi. Ajang Sunday Morning Run (SunMoRun) 2025 yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim berhasil menyedot animo masyarakat dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.800 orang. Lintasan sepanjang lima kilometer dipenuhi langkah-langkah penuh semangat, mulai dari pelari profesional, komunitas olahraga, hingga keluarga yang menjadikan kegiatan ini sebagai sarana rekreasi bersama.

Tak hanya masyarakat umum, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman turut ambil bagian dalam ajang ini bersama Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan. Kehadiran mereka menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta yang sejak fajar sudah bersiap mengikuti kegiatan olahraga massal tersebut.

Pada kesempatan ini, Ardiansyah menekankan pentingnya memandang olahraga sebagai kebutuhan, bukan sekadar tren sesaat. Ia mengingatkan bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.

“Olahraga bukan hanya baik untuk menjaga kesehatan, tetapi juga sarana membangun silaturahmi dan kebersamaan yang kokoh. Jangan sekadar ikut-ikutan. Kesehatan itu mahal, dan olahraga adalah investasi terbaik untuk menjaganya,” ujar Ardiansyah.

Ia menambahkan, banyak orang kerap menyepelekan olahraga, padahal manfaatnya terbukti besar. Apalagi kalau bukan menjaga berat badan ideal, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperbaiki suasana hati, bahkan memperpanjang usia harapan hidup.

“Olahraga membantu kita hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih berenergi. Karena itu jangan jadikan olahraga sekadar kegiatan musiman, tetapi biasakan sebagai kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang tinggi. Menurutnya, SunMoRun menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran warga terhadap pola hidup sehat. Ia juga mengumumkan agenda berikutnya yang telah disiapkan, yakni Festival Kudungga Run pada 13 September 2025 dan Sangatta Run 2025 pada November mendatang.

“Kami ingin menjadikan kegiatan lari ini sebagai budaya sehat di Kutim. Terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan sponsor yang telah bekerja keras sehingga SunMoRun 2025 berjalan sukses dan meriah,” ungkap Basuki.

Dengan semangat kebersamaan dan pesan kuat dari Bupati, SunMoRun 2025 tak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa menjaga kesehatan adalah kebutuhan yang tak bisa ditawar. (kopi4/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini