Beranda Kutai Timur Galeri Pusaka, Cikal Bakal Museum Kutim

Galeri Pusaka, Cikal Bakal Museum Kutim

47 views
0

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Fadliansyah. Foto : Maulana/Pro Kutim

SANGATTA – Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Fadliansyah, menyatakan bahwa Festival Pesona Budaya Kutim tahun 2025 menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pengembangan kebudayaan daerah, termasuk rencana pendirian Museum Kabupaten Kutim. Hal tersebut ia sampaikan saat pembukaan Festival Pesona Budaya Kutim tahun 2025 di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Jumat (21/11/2025).

Fadliansyah menjelaskan bahwa Bidang Kebudayaan turut menghadirkan Galeri Pusaka Budaya, yang menampilkan berbagai benda peninggalan bersejarah milik daerah. Koleksi tersebut dipamerkan di dua tenda khusus selama penyelenggaraan festival.

“Benda-benda pusaka yang kami tampilkan ini mudah-mudahan menjadi cikal bakal berdirinya Museum Kabupaten Kutim,” ujar Fadliansyah.

Ia berharap museum tersebut dapat direalisasikan dalam dua hingga tiga tahun ke depan sebagai penanda kemajuan kebudayaan daerah.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan museum diperlukan sebagai ruang pelestarian identitas lokal sekaligus sarana edukasi publik mengenai sejarah dan peradaban Kutim.

“Keberadaan museum akan memperkuat dokumentasi budaya serta menjadi pusat belajar generasi muda,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam terselenggaranya festival, khususnya Dewan Kesenian Kabupaten Kutai Timur (DKKT) yang menjadi inisiator dan motor penggerak kegiatan kebudayaan di daerah.

“Kami berterima kasih kepada Dewan Kesenian Kutim, panitia, sponsor, dan seluruh relawan yang telah bekerja keras. Tanpa kolaborasi ini, festival dan berbagai program kebudayaan tidak dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Ia turut mengajak masyarakat Kutim untuk terlibat aktif dalam merawat dan mengembangkan kebudayaan daerah.

“Kami berharap masyarakat tidak sekadar menikmati festival, tetapi juga ikut menjadi bagian dari gerakan besar kemajuan kebudayaan di Kutim,” tutupnya.(kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini