Beranda Kutai Timur Bangkit dari Luka Batin, Pesan Kehidupan Ustaz Koh Dennis Lim dari GSG...

Bangkit dari Luka Batin, Pesan Kehidupan Ustaz Koh Dennis Lim dari GSG Bukit Pelangi

72 views
0

SANGATTA – Ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kutai Timur (Kutim) tumpah ruah memenuhi Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi pada Sabtu (7/12/2025). Di bawah sorotan lampu aula yang terang, suasana berubah khidmat ketika Ustaz Koh Dennis Lim naik ke podium. Dengan tema “Hancur Itu Manusia, Bangkit Itu Pilihan” kajian akbar ini menjadi ruang perenungan sekaligus penguatan batin bagi hadirin yang datang membawa beragam kegelisahan hidup.

Deret kursi VIP tampak penuh. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama istri yang juga Ketua TP PKK Siti Robiah, duduk di barisan depan. Hadir pula Wakil Bupati Mahyunadi beserta istri Masriati, Ketua DPRD Kutim Jimmi, serta unsur Forkopimda. Kehadiran jajaran pemerintahan itu seakan menegaskan bahwa pembinaan keagamaan bukan hanya ruang dakwah, tetapi bagian dari ikhtiar membangun ketangguhan sosial dan mental masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi kepada Bahana Kutim Sejahtera selaku penyelenggara. Ia menandaskan bahwa tema tentang kebangkitan sangat relevan di tengah derasnya arus informasi dan tekanan sosial yang membayangi generasi digital.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah terpancing emosi, jangan menyebarkan kabar yang tidak jelas kebenarannya. Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, bukan konflik,” ujar Ardiansyah.

Ia melanjutkan bahwa kemampuan menahan diri dan memelihara etika digital merupakan bagian dari akhlak mulia, sekaligus fondasi untuk mewujudkan lingkungan sosial yang harmonis. Pada kesempatan itu, Bupati juga menerima bantuan donasi Bencana Sumatera dari Ketua Baznas Kutim Masnip Sofwan, senilai Rp 500 juta.

Memasuki inti kajian, Ustaz Koh Dennis Lim menyampaikan pesan yang sederhana namun dalam. Menurutnya, keterpurukan adalah keniscayaan yang dialami setiap manusia. Yang membedakan satu dengan lainnya adalah keberanian untuk bangkit dan memilih kembali berjalan di jalan kebaikan.

Sesi tanya jawab yang dibuka panitia justru menjadi titik yang paling menyentuh. Tangan-tangan terangkat, mikrofon berpindah dari satu jemaah ke jemaah lainnya. Pertanyaan yang muncul tak jauh dari problem keseharian. Kegagalan, rasa takut memulai sesuatu yang baru, sampai tekanan sosial yang membuat banyak orang merasa terasing.

Menanggapi pertanyaan tentang bagaimana bangkit saat masalah datang bertubi-tubi, Koh Dennis Lim menjawab lugas.

“Mulailah dari hal kecil. Bangkit tidak perlu besar. Perbaiki salat, perbaiki hati, perbaiki rutinitas. Allah melihat usahanya, bukan hasilnya. Kadang Allah hancurkan sesuatu agar kita tidak hancur lebih dalam. Ujian itu pemurnian, bukan hukuman,” begitu jawabnya.

Untuk jemaah yang takut memulai lagi setelah mengalami kegagalan, ia menegaskan bahwa takut itu wajar. Tapi jangan biarkan takut menghentikan langkah.

“Yang Allah lihat adalah seberapa sering kamu memilih bangkit,” tambahnya lagi.

Di sudut lain aula, seorang jemaah mengungkapkan perasaan bahwa ia sering merasa sendirian menanggung beban hidup. Koh Dennis Lim menatapnya penuh empati sebelum menjawab.

“Kalau kamu bergantung pada manusia, kamu pasti kecewa. Tapi kalau kamu bergantung pada Allah, kamu tidak akan pernah benar-benar sendirian,” jelasnya mengingatkan.

Kalimat-kalimat itu menggema di ruang besar GSG. Sebagian jemaah tampak mengusap mata, sementara yang lain menunduk dalam-dalam, seolah memikirkan ulang arah perjalanan hidup mereka. Atmosfer dialog yang hangat itu membuat pesan ceramah Ustaz Koh Dennis Lim terasa lebih dekat dan menyentuh.

Kajian kemudian ditutup dengan pembagian door prize dan penggalangan dana untuk pembangunan beberapa masjid. Malam itu, para peserta pulang dengan langkah lebih ringan, membawa pesan tentang bangkit dari keterpurukan sebagai pilihan sadar, bukan sebatas harapan. (kopi4/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini