Beranda Kutai Timur Menata Denyut Layanan Kesehatan Kutai Timur dari Apel Pagi hingga Respon Darurat

Menata Denyut Layanan Kesehatan Kutai Timur dari Apel Pagi hingga Respon Darurat

43 views
0

Teks: Apel pagi jajaran Dinkes dipimpin Kadis baru dr Hj Yuwana Sri Kurniawati. (Ist)

SANGATTA – Kamis (18/12/2025) pagi, halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Dinkes Kutim) menjadi saksi langkah awal kepemimpinan baru. Apel rutin yang berlangsung khidmat dan sarat semangat kebersamaan itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) yang baru dilantik sehari sebelumnya, Rabu (17/12/2026), dr Hj Yuwana Sri Kurniawati. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya babak kepemimpinan baru dalam pengelolaan pelayanan kesehatan daerah.

Yuwana Sri Kurniawati, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur RSUD Kudungga Bidang Pelayanan, langsung mengisi jabatan barunya tanpa jeda. Apel rutin itu menjadi ruang perjumpaan pertama sekaligus sarana konsolidasi awal bersama seluruh jajaran pegawai Dinas Kesehatan.

Dalam arahannya, Yuwana menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan hanya dapat dicapai melalui kerja bersama yang padu dan berkesinambungan.

“Peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi lintas program, serta komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Yuwana di hadapan peserta apel.

Ia menambahkan, apel rutin bukan hanya agenda administratif, melainkan ruang refleksi untuk menyamakan langkah dan memperkuat kebersamaan.

“Keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kerja tim dan dedikasi kita semua. Dengan semangat baru dan kebersamaan, saya berharap Dinas Kesehatan semakin solid dalam melayani masyarakat,” katanya.

Pada hari yang sama, Pemkab Kutim juga meluncurkan Public Safety Centre (PSC) dan Rumah Singgah Pasien sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan kesehatan daerah. Kedua layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi darurat medis dan keterbatasan akses layanan rujukan.

Teks: peluncuran Public Safety Centre (PSC) dan Rumah Singgah Pasien. (Ist)

Terkait peluncuran PSC, Yuwana menjelaskan bahwa layanan ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kegawatdaruratan medis selama 24 jam.

“PSC hadir untuk menjamin masyarakat mendapatkan respon cepat dan tepat dalam kondisi gawat darurat, baik kecelakaan lalu lintas, kegawatdaruratan ibu dan anak, penyakit mendadak, maupun krisis kesehatan akibat bencana,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Rumah Singgah Pasien merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga dari wilayah terpencil.

“Rumah singgah ini disiapkan untuk membantu pasien dan keluarga pendamping. Agar mereka memiliki tempat yang layak selama menjalani proses pengobatan dan rujukan,” tutur Yuwana.

PSC melayani berbagai kondisi kegawatdaruratan, mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, trauma, hingga dampak bencana alam, nonalam, dan sosial yang menimbulkan korban massal. Layanan ini dapat diakses melalui call centre 119 atau 081159903119.

Dari apel pagi hingga peluncuran layanan darurat, rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan upaya menata ulang denyut pelayanan kesehatan di Kutim. Kepemimpinan baru, penguatan kerja kolektif, serta inovasi layanan menjadi simpul penting dalam perjalanan panjang meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang kesehatan. Dengan orientasi yang semakin dekat, tanggap, dan berpihak kepada masyarakat. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini