Beranda Kutai Timur Merawat Kepercayaan, KPC dan Wartawan Sangatta Perkuat Kemitraan

Merawat Kepercayaan, KPC dan Wartawan Sangatta Perkuat Kemitraan

19 views
0

Bukber KPC dan wartawan Sangatta menjalin kekuatan kemitraan. Foto: Wahyu Humas KPC

SANGATTA – Kepercayaan dan integritas menjadi fondasi utama dalam membangun relasi antara dunia industri dan pers. Hal ini mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang digelar PT Kaltim Prima Coal (KPC) bersama puluhan jurnalis dari berbagai organisasi kewartawanan dan perusahaan pers di Sangatta di d’Lounge Hotel Royal Victoria, Minggu (17/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada Ramadan ke-27 ini dihadiri oleh jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), SMSI, JMSI, hingga Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT). Pertemuan tahunan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC, Wawan Setiawan, menyatakan bahwa peran pers sangat krusial dalam mendukung keberlanjutan operasional perusahaan melalui pemberitaan yang berimbang (cover both sides). Di era demokrasi, kebebasan pers harus tetap dijaga tanpa adanya tekanan, namun tetap berpijak pada kode etik.

“Perjalanan saya selama 25 tahun di KPC membuktikan bahwa pers adalah mitra strategis. Kami menjadi partner di mana eksistensi jurnalis termasuk para jurnalis perempuan yang kini kian banyak berperan hebat menjadi bagian penting dari warna-warni dunia jurnalistik saat ini,” ujar Wawan.

Wawan juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun kelembagaan atas dinamika interaksi yang terjadi selama setahun terakhir. Ia menekankan pentingnya silaturahmi sebagai jalan untuk mendinginkan suasana dan membangun ketenangan kolektif.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Kutim Wardi, menekankan bahwa “trust” atau kepercayaan adalah aset yang lebih berharga daripada materi. Baginya, kepercayaan narasumber terhadap wartawan hanya bisa dibangun melalui kompetensi dan profesionalisme.

“Membangun kepercayaan itu sulit. Wartawan yang sudah dipercaya akan terus dicari ke mana pun ia pergi. Kunci utamanya adalah penguasaan masalah sebelum melakukan wawancara dan kepatuhan mutlak pada kode etik jurnalistik,” kata Wardi.

Dalam kesempatan tersebut, Wardi juga menitipkan harapan agar sektor swasta, termasuk KPC, tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan pengembangan kompetensi wartawan. Salah satunya adalah rencana Kutim menjadi tuan rumah ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) tingkat provinsi tahun depan, yang diharapkan dapat melahirkan jurnalis-jurnalis yang tidak hanya cakap menulis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam skill olahraga.

Kegiatan ditutup dengan tausiah singkat yang dibawakan oleh Acting General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) PT KPC, Nanang Supriyadi. Dengan mengambil analogi “mudik”, ia mengajak para hadirin melakukan refleksi mendalam mengenai rute perjalanan hidup manusia.

“Setiap orang yang mudik pasti tahu tujuannya dan rute mana yang harus dilewati agar tidak tersesat atau tertinggal. Begitu pula hidup, kita sedang menempuh rute panjang untuk kembali kepada Sang Pencipta. Ramadhan adalah terminal penting untuk memastikan kita tetap berada di rute yang benar,” tutur Nanang.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, mempertegas komitmen kedua belah pihak untuk menjaga hubungan profesional yang sehat demi pembangunan daerah di Kutim.(kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini