Jalannya kegiatan Bukber Polres Kutim bersama mitra undangan. Foto: Dewi Pro Kutim/Humas Polres Kutim
SANGATTA – Polres Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan buka puasa bersama (Bukber) dengan serikat buruh, organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, KNPI, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Resto Hotel Zenova Royale, Teluk Lingga, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan buruh di Kutim.
Dalam sambutannya, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa Polri memiliki komitmen kuat dalam memberikan perhatian terhadap isu-isu ketenagakerjaan, termasuk perlindungan hak-hak buruh.

Menurutnya, perhatian tersebut merupakan bagian dari kebijakan pimpinan Polri yang menaruh perhatian serius terhadap kesejahteraan pekerja dan stabilitas hubungan industrial.
“Polri, khususnya di Kutai Timur, berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk para pekerja dan buruh. Kami membuka ruang komunikasi dan pengaduan apabila terjadi permasalahan ketenagakerjaan,” ujar Fauzan.
Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2023 Polri telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan hingga tingkat Polres untuk menangani berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Satgas tersebut berada di bawah koordinasi Satgas Kriminal Khusus (Krimsus) dan bertugas menerima laporan serta menangani berbagai pelanggaran ketenagakerjaan yang terjadi di daerah.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian satgas antara lain kasus upah yang tidak dibayar, pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, pelanggaran perjanjian kerja, hingga tindak pidana ketenagakerjaan lainnya.
Selain itu, satgas juga menangani kasus pelecehan seksual di lingkungan kerja, penempatan tenaga kerja ilegal, serta praktik eksploitasi tenaga kerja.
“Di Polres sudah ada desk ketenagakerjaan yang dapat menerima laporan masyarakat. Nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan maupun penyidikan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Polres Kutim juga menjalin koordinasi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja serta instansi terkait guna memastikan penanganan kasus ketenagakerjaan berjalan secara optimal.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Kutim yang membangun komunikasi langsung dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk menciptakan hubungan industrial yang sehat antara pekerja dan perusahaan.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang positif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, khususnya para pekerja,” ujarnya.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain berbuka puasa, kegiatan juga diisi dengan dialog ringan antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan para perwakilan buruh serta organisasi masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kesejahteraan pekerja di Kutim.(kopi15/kopi13)































