Beranda Kutai Timur Hampir Rampung, SPPG Polres Kutim Fokus Sertifikasi Halal dan Higienitas

Hampir Rampung, SPPG Polres Kutim Fokus Sertifikasi Halal dan Higienitas

32 views
0

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto.Foto: Humas Polres Kutim

SANGATTA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) mematangkan persiapan peluncuran Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Sangatta. Di tengah evaluasi ketat Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap sejumlah titik layanan di daerah tersebut, Polres Kutim berkomitmen memastikan fasilitas yang dibangun memenuhi standar ketat terkait keamanan pangan dan pengolahan limbah sebelum resmi dioperasikan.

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik dan fasilitas pendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Polres Kutim telah mencapai 99 persen. Fokus utama kini beralih pada aspek administratif dan teknis lingkungan guna menjamin keberlanjutan program jangka panjang.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menjelaskan, pihaknya kini tengah menanti verifikasi akhir dari Badan Gizi Nasional (BGN). Koordinasi intensif dilakukan untuk menyinkronkan standar pelayanan serta menunggu penerbitan Nomor Pengguna Anggaran (PA) sebagai dasar legalitas operasional.

“Alhamdulillah, saat ini progres sudah 99 persen. Kami masih menunggu hasil verifikasi final dari BGN, terutama terkait persyaratan administrasi lainnya,” ujar Fauzan dalam siaran pers.

Sisa satu persen dari persiapan tersebut sengaja difokuskan pada elemen-elemen krusial yang kerap menjadi sandungan bagi unit layanan serupa. Belajar dari kasus penutupan sementara 12 unit SPPG di Kutim akibat persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Polres Kutim kini memperketat pengawasan pada sistem pengolahan air baku dan limbah.

Selain infrastruktur sanitasi, aspek religiositas dan keamanan pangan juga menjadi perhatian. Fauzan menyebutkan bahwa proses sertifikasi halal bagi seluruh produk pangan yang akan dihasilkan tengah berjalan. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah hukum Polsek Sangatta Utara.

“Satu persen sisanya adalah optimalisasi layanan, termasuk penyiapan pengolahan air baku, IPAL, hingga proses sertifikasi halal. Kami ingin memastikan semua persyaratan teknis dan lingkungan terpenuhi agar tidak ada hambatan saat distribusi dimulai,” kata Fauzan.

Berdasarkan pemetaan awal, SPPG Polres Kutim diproyeksikan melayani sekitar 3.200 penerima manfaat. Kelompok sasaran tersebut mencakup pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan Kecamatan Sangatta Utara.

Salah satu sasaran utama adalah siswa di TK Bhayangkara yang berlokasi di area belakang Polsek Sangatta Utara. Melalui kehadiran SPPG ini, Polri diharapkan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi langsung dalam intervensi pemenuhan gizi untuk mendukung terciptanya generasi emas.

Kehadiran SPPG di bawah naungan institusi kepolisian ini diharapkan menjadi model percontohan bagi pengelolaan layanan gizi yang disiplin terhadap regulasi, baik dari sisi kualitas nutrisi maupun kepatuhan terhadap standar kesehatan lingkungan di Kaltim.(kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini