Wakil Bupati Kutim Mahyunadi memberikan sambutan dalam acara perpisahan SMA YPPSB. Foto: Hizkia/Pro Kutim
SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, secara resmi melepas para lulusan kelas XII SMA Prima YPPSB dalam prosesi Purna Krida Cendekia yang diselenggarakan di Ruang Akasia Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi pada Sabtu (18/4/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Mahyunadi menegaskan bahwa momentum kelulusan ini merupakan gerbang awal menuju tantangan yang sesungguhnya. Ia meminta para siswa tidak terlena dengan seremoni kelulusan semata.
“Gebyar Prestasi ini bukan sekedar seremoni, tetap menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar Murid Kelas XII di SMA Prima YPPSB, sekaligus menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang,” ujar Mahyunadi di hadapan para siswa dan orang tua.

Ia juga menyoroti perubahan global yang sangat cepat, terutama dengan masifnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan teknologi digital. Menurutnya, lulusan masa kini harus memiliki ketajaman berpikir agar tidak tergilas oleh arus informasi yang tidak terkendali.
“Kalian hidup di era yang penuh dinamika. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta arus informasi yang begitu cepat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Ini adalah peluang besar, namun juga tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kecerdasan,” ujarnya mewakili Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.
Lebih jauh, Mahyunadi membawa visi besar mengenai kemandirian ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa kualitas SDM yang mumpuni adalah modal utama Kutai Timur saat kelak tidak lagi bergantung pada sektor pertambangan.

“Kita menyadari ke depan, daerah kita tidak bisa selamanya bergantung pada sektor pertambangan. Oleh karena itu, sejak sekarang kita harus mulai mempersiapkan diri menuju masa depan pascatambang,” tegasnya dengan nada optimistis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta, khususnya PT KPC, yang telah konsisten berkontribusi menciptakan sekolah unggulan di Sangatta. Menurutnya, investasi terbaik bagi daerah adalah pendidikan yang mampu membentuk karakter tangguh.
“PT KPC bertanggung jawab langsung dalam persiapan generasi anak-anak kita dengan membuat sekolah unggulan yang ada di Sangatta, Kutai Timur ini, yaitu sekolah Prima YPPSB,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Mahyunadi menitipkan pesan mendalam agar para lulusan memiliki prinsip hidup yang kuat dan literasi digital yang sehat. Ia berharap para siswa mampu menjadi individu yang tidak hanya mengikuti arus, tetapi mampu menciptakan arus perubahan itu sendiri.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Jadilah generasi yang tidak hanya mengikuti arus, tetapi mampu menjadi penggerak perubahan,” tutupnya. (kopi5/kopi13/kopi3)































