Penyaluran bantuan tahap II untuk korban kebakaran di Batu Timbau. Foto : Istimewa for Pro Kutim.
BATU AMPAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan bantuan tahap kedua bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kamis (16/4/2026). Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi pascabencana.
Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tahap kedua ini bertujuan untuk melengkapi bantuan sebelumnya yang telah lebih dahulu diserahkan kepada para korban. Pemerintah daerah berupaya hadir secara berkelanjutan dalam masa pemulihan warga terdampak.
“Bantuan tahap kedua ini kami salurkan untuk melengkapi kebutuhan masyarakat yang terdampak kebakaran, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sandang dan perlengkapan sekolah anak-anak,” ujar Ernata.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan pada tahap kedua ini difokuskan pada kebutuhan mendesak, khususnya bagi keluarga korban yang kehilangan harta benda akibat kebakaran yang melanda kawasan permukiman tersebut.
Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi pakaian untuk orang dewasa sebanyak 210 potong, yang diharapkan dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari pascakejadian.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban kebakaran dengan menyalurkan seragam sekolah untuk berbagai jenjang pendidikan.
“Untuk anak-anak, kami menyalurkan seragam sekolah mulai dari tingkat SD sebanyak 39 pasang, SMP sebanyak 18 pasang, hingga SMA sebanyak 13 pasang, agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan layak,” jelasnya.

Tak hanya itu, kelompok rentan seperti lanjut usia juga menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan kali ini, dengan pemberian paket pakaian dan makanan suplemen guna menjaga kesehatan mereka. Sebanyak 26 paket bantuan khusus untuk lansia telah disalurkan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi fisik dan kebutuhan gizi kelompok rentan di tengah situasi pascabencana.
“Pemerintah akan terus hadir dan berupaya maksimal dalam membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih, baik dari sisi kebutuhan dasar maupun aspek sosial lainnya,” tegasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban para korban, mempercepat proses pemulihan, serta mengembalikan semangat masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka ke depan.(kopi14/kopi13/kopi3)































