Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman hadir di MPLS TK Kemala Byangkari 09 Sangatta. Foto: Dewi/Pro Kutim
SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Turut hadir Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, Bunda PAUD Siti Robiah Ardiansyah, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kutim Cynthia Aryansyah, Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta Utara Maryam Aria Arifin, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Ashari, Wakapolres beserta jajaran Polres Kutim, kepala sekolah, guru, serta para orang tua murid.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa tahun ajaran 2026/2027 menjadi awal implementasi program wajib belajar 13 tahun di Kutim yang dimulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Ke depan, pendidikan PAUD menjadi bagian penting dalam pelaksanaan wajib belajar 13 tahun. Karena itu, seluruh desa di Kutai Timur harus memiliki layanan PAUD agar seluruh anak memperoleh akses pendidikan sejak usia dini,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD. Pemerintah Kabupaten Kutim, kata dia, terus memfasilitasi guru-guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan hingga meraih kualifikasi sarjana PAUD melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL) di sejumlah perguruan tinggi.
Menurutnya, mendidik anak usia dini memerlukan kompetensi khusus karena pada fase tersebut anak sedang berada pada masa emas (golden age) perkembangan.

“Guru PAUD memiliki tugas yang sangat penting karena mereka membentuk dasar karakter dan kebiasaan anak. Oleh sebab itu, kualitas guru harus terus ditingkatkan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ardiansyah juga menjelaskan kebijakan bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kutim. Ia memastikan program bantuan perlengkapan sekolah tetap berlanjut bagi peserta didik baru.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim Akhmad Ashari, yang mewakili Kadisdikbud Mulyono yang berhalangan hadir, menjelaskan bahwa MPLS merupakan kegiatan wajib di seluruh satuan pendidikan, mulai dari TK hingga SMA, sebagai bagian dari implementasi wajib belajar 13 tahun.

MPLS bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, guru, teman sebaya, tata tertib, budaya sekolah, serta menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, kejujuran, kebersamaan, dan tanggung jawab sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad juga meluruskan informasi terkait program seragam sekolah gratis. Program tersebut tidak hanya berlaku bagi sekolah negeri, tetapi juga mencakup sekolah swasta, termasuk jenjang TK.
Untuk peserta didik TK, bantuan yang akan diberikan meliputi empat jenis seragam, sepatu, tas, dan perlengkapan sekolah. Penyaluran bantuan masih menunggu proses pengadaan dan direncanakan dilakukan setelah seluruh tahapan selesai.

Sebelumnya, Bunda PAUD Kabupaten Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, mengajak para orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak sejak usia dini. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi memerlukan kolaborasi erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Ia menegaskan pelaksanaan MPLS harus berlangsung ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan.
“Anak-anak berada pada masa golden age. Di masa inilah karakter, mental, dan kebiasaan baik mulai dibentuk. Karena itu komunikasi yang baik antara guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kutim, Cynthia Aryansyah, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta. Ia berharap MPLS menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman baru melalui suasana yang menyenangkan sesuai tema MPLS tahun ini, yakni “Menumbuhkan dan Memperkuat Karakter Anak dengan MPLS Ramah.”
Kepala TK Kemala Bhayangkari 09 Sangatta Maryam juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di sekolah tersebut. Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui pelaksanaan MPLS, diharapkan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, mengenal lingkungan sekolah sejak dini, serta memiliki fondasi karakter yang kuat sebagai bekal menempuh pendidikan pada jenjang berikutnya.(kopi15/kopi13/kopi3)































