Beranda Kutai Timur RSUD Kudungga Mulai Uji Kesehatan Ratusan CPNS Kutim

RSUD Kudungga Mulai Uji Kesehatan Ratusan CPNS Kutim

53 views
0

Jumraedah, Wakil Direktur RSUD Kudungga. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi memulai rangkaian uji kesehatan (Medical Check-Up/MCU) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah setempat. Langkah medis ini menjadi bagian dari syarat wajib peralihan status kepegawaian dari CPNS menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh untuk formasi tahun 2026.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dipusatkan di Gedung MCU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga. Agenda pemeriksaan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, terhitung sejak Senin, 20 Juli hingga Selasa, 28 Juli 2026.

Manajemen RSUD Kudungga menegaskan komitmen penuh dalam menyukseskan agenda daerah ini melalui persiapan yang matang sejak awal. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Direktur RSUD Kudungga, Jumraedah, saat memantau pelaksanaan hari pertama uji kesehatan, Senin (20/7/2026).

“Kami sudah siap dari awal. Pihak manajemen sudah berkoordinasi secara intensif dengan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kutim sejak penyampaian surat permohonan penjadwalan ke RSUD,” ujar Jumraedah.

Secara teknis, pasca-terbitnya surat permohonan dari BKPSDM nomor B-800.1.2.5/03538/BKPSDM-MUT pada 18 Juni 2026, pihak rumah sakit langsung bergerak cepat melakukan koordinasi internal bersama seluruh bidang dan unit terkait yang akan terlibat langsung dalam alur pemeriksaan kedinasan ini.

Jumraedah menjelaskan, layanan MCU di RSUD Kudungga merupakan salah satu layanan unggulan yang terus didorong perkembangannya. Paradigma rumah sakit saat ini tidak hanya berfokus pada penanganan orang sakit, melainkan juga memfasilitasi masyarakat yang sehat agar dapat mendeteksi dan mempertahankan kondisi kebugaran mereka.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa keandalan fasilitas medis RSUD Kudungga telah diakui oleh sektor industri makro di Kutim. Selain menangani kebutuhan birokrasi pemerintahan, institusi medis ini telah lama menjalin kerja sama strategis penyediaan layanan kesehatan bagi korporasi swasta berskala besar.

“Layanan MCU kami terbuka secara luas untuk umum dan korporasi. Hingga saat ini, kami telah dipercaya menjalin kemitraan berkala dengan berbagai perusahaan besar seperti PT MMA, PT MKN, sejumlah subkontraktor PT KPC, hingga pelaksanaan pemeriksaan onsite di PT Kobexindo. Ragam layanan medis yang kami sediakan juga sangat variatif, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing instansi maupun industri,” tambah Jumraedah.

Dari hasil koordinasi teknis, disepakati bahwa operasional pemeriksaan bagi peserta CPNS akan dikelompokkan dengan kuota maksimal 30 orang per hari. Pembatasan ini dihitung secara presisi berdasarkan rasio kemampuan petugas yang memberikan pelayanan di lapangan, sekaligus memastikan kenyamanan bagi pasien dari sektor lain.

Sebab, pada saat yang bersamaan, Gedung MCU RSUD Kudungga tidak hanya melayani formasi instansi daerah, melainkan juga melayani pemeriksaan reguler dari masyarakat umum, korporasi swasta, hingga instansi vertikal lainnya. Pembagian kelompok 30 orang per hari tersebut didistribusikan secara proporsional berdasarkan total jumlah peserta dari tenggat waktu (batas akhir) pelaksanaan yang telah ditetapkan bersama BKPSDM.

RSUD Kudungga menetapkan bahwa rangkaian uji medis komprehensif ini mencakup dua tindakan utama: Pemeriksaan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) untuk evaluasi psikologis/rohani serta Pemeriksaan Kesehatan Fisik dan Narkoba.

Seluruh hasil pemeriksaan medis fisik, kejiwaan, dan bebas narkoba ini dijadwalkan selesai dan dapat diambil pada H+2 pasca-uji kesehatan. Dokumen yang diterbitkan telah terintegrasi dengan sertifikasi elektronik resmi dari Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) demi menjamin keamanan data otentik para peserta.(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini