Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto dalam kegiatan pisah sambut. Foto: Irfan/Pro Kutim
SANGATTA – Prosesi pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0909/Kutai Timur (KTM) berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, yang telah bertugas selama 11 bulan 11 hari, secara resmi melepas jabatannya dan menyerahkan tongkat komando kepada Dandim yang baru, Letkol Czi Zainal Abidin. Ragil akan berpindah tugas menjadi Waas Intel Kodam VI/Mulawarman.
Dalam sambutannya, Letkol Arh Ragil menekankan tantangan geografis yang dihadapi Kodim 0909/KTM yang mencakup wilayah sangat luas, bahkan melebihi luas Provinsi Jawa Barat. Meski dengan jumlah personel yang terbatas, Ragil memuji dedikasi tinggi seluruh jajaran prajuritnya yang mampu menjalankan tugas negara dengan baik.
“Kodim kita ini memiliki dinamika yang berbeda dengan kodim lain. Dengan keterbatasan personel, effort (upaya) yang diberikan para perwira dan anggota luar biasa. Saya memahami etos kerja dan dedikasi kalian untuk negara,” ujar Ragil dalam kegiatan pisah sambut di Aula Makodim 0909/KTM Bukit Pelangi, Rabu (1/7/2026).

Ragil menambahkan, meski banyak program di luar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang harus dijalankan, ia bersyukur seluruh amanah negara dapat diselesaikan dengan aman dan lancar. Ia juga berpesan kepada seluruh anggota untuk tidak berkecil hati dengan segala ketidaksempurnaan atau keterbatasan sarana yang ada saat ini.
Menyambut kepemimpinan Letkol Czi Zainal, Ragil menaruh harapan besar. Menurutnya, latar belakang Zainal yang berasal dari korps Zeni sangat tepat untuk melanjutkan tantangan pembangunan infrastruktur di Kodim 0909/KTM.
“Kebetulan Dandim baru ini orang konstruksi, orang Zeni. Beliau sangat menguasai teknis pembangunan. Saya yakin beliau punya spesifikasi yang tepat untuk pekerjaan lapangan kita, terutama terkait rencana pembangunan Makodim baru agar lebih representatif dan tidak tersembunyi,” ungkap Ragil.

Ragil pun menegaskan bahwa meskipun ia akan berpindah tugas, dirinya akan tetap menjalin koordinasi melekat untuk memantau perkembangan dan pembangunan di wilayah Kutim.
Dalam momen yang menyentuh itu, Letkol Arh Ragil menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran prajurit dan anggota Persit jika selama masa kepemimpinannya terdapat tutur kata atau tindakan yang kurang berkenan. Ia menjelaskan bahwa sikap tegas dan “marah” yang sempat ia tunjukkan selama ini semata-mata dilakukan demi membangun karakter prajurit dan menuntut dedikasi kerja yang tinggi.
“Jika saya marah, itu bukan personal. Itu tuntutan agar tugas terlaksana dengan baik. Kalau tugas dikerjakan dengan benar, tentu saya tidak akan marah. Saya berterima kasih atas kesetiaan bapak dan ibu sekalian selama saya berdinas di sini,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan harapan agar di bawah kepemimpinan baru, Kodim 0909/KTM dapat lebih maju dan berkembang, serta mampu beradaptasi dengan dinamika wilayah yang terus berubah di masa depan.(kopi13/kopi3)
































