Beranda Kutai Timur Presidium Pengusaha Kutim Hebat, Sinergi Baru Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Presidium Pengusaha Kutim Hebat, Sinergi Baru Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

139 views
0

SANGATTA – Sebuah babak baru tumbuh di bumi Kutai Timur (Kutim). Pada Selasa, 12 November 2025, di Sangatta, lahir sebuah wadah yang digagas untuk memperkuat denyut nadi ekonomi lokal. Yakni Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat. Organisasi ini diinisiasi oleh para pelaku usaha daerah dengan semangat mempercepat kemandirian ekonomi melalui kolaborasi lintas sektor, sejalan dengan arah pembangunan yang dirancang Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, bersama Wakil Bupati H Mahyunadi.

Presidium ini diketuai oleh tiga figur penggerak lokal. Masing-masing Sayid Angga Redi, Abdul Haris, dan Asran, dengan Albert Andris Ncuk sebagai sekretaris serta Fachriansyah sebagai bendahara. Struktur kepemimpinan kolektif itu merepresentasikan semangat gotong royong para pengusaha daerah untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan Kutai Timur.

“Tujuan utama organisasi ini adalah menumbuhkembangkan pengusaha daerah demi penguatan 50 Program Kutim Hebat yang telah dirancang pemerintah daerah,” ujar Abdul Haris dalam pernyataannya.

Langkah tersebut bukan sekadar deklarasi formalitas, melainkan upaya nyata membangun jejaring bisnis yang berpijak pada visi pembangunan daerah. Presidium diharapkan menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dan kebijakan strategis pemerintah daerah. Sehingga program-program unggulan Kutim dapat berjalan dengan dukungan penuh sektor swasta.

Kelahiran Pengusaha Kutim Hebat tak dapat dipisahkan dari 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim yang menjadi fondasi arah pembangunan daerah. Program-program ini meliputi sektor pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, pertanian, hingga ekonomi kreatif.

Di bidang sosial, misalnya, pemerintah daerah mencanangkan 1.000 beasiswa bagi hafidz dan hafidzah jenjang SD hingga SMP, serta 1.000 rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan korban relokasi bencana longsor. Di sektor infrastruktur desa, program “1 Desa 1 Kendaraan Operasional” dan “1 RT 1 Motor Operasional” menjadi simbol pemerataan fasilitas pelayanan publik.

Program monumental lain adalah pemberian dana Rp250 juta per tahun untuk setiap RT, yang dirancang guna memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan tingkat akar rumput. Tidak hanya itu, Kutim juga menyiapkan angkutan bus listrik bagi pelajar, mencetak 100.000 hektare lahan pertanian dan tambak, serta memperluas asuransi pertanian gagal panen bagi petani.

Dalam bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah menggulirkan beasiswa Kutim Stimulan dan Beasiswa Kutim Tuntas, disertai pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan di seluruh kecamatan. Program gratis buku, seragam, dan sepatu sekolah, hingga gerakan minum susu dan makan buah untuk mencegah stunting, memperlihatkan keberpihakan nyata terhadap generasi muda.

Tak kalah strategis, program “Desa Hebat” menitikberatkan pada pemerataan pembangunan wilayah, dari jalan poros desa yang mulus, listrik 24 jam, jaringan air bersih, hingga internet sekolah gratis. Sementara “Kota Hebat” diarahkan untuk mewujudkan tata kota yang ramah lingkungan dan berdaya saing melalui pembangunan Ruang Terbuka Hijau, pasar digital, mall UMKM, serta percepatan operasional Pelabuhan Kenyamukan dan Bandara Sangatta.

Melalui Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat, para pelaku usaha bersepakat mendukung seluruh arah pembangunan tersebut. Mereka berkomitmen menumbuhkan semangat kewirausahaan, memperkuat rantai pasok lokal, serta memajukan sektor hilir. Seperti industri pengolahan pisang, nanas, cokelat, dan sawit yang menjadi unggulan ekonomi Kutim.

Kehadiran presidium ini menandai satu fase penting. Yakni kolaborasi yang konkret antara pemerintah dan dunia usaha demi mewujudkan Kutai Timur yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Seperti diungkapkan para penggagasnya, “Kutim Hebat bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama menuju kemakmuran masyarakat di tanah ini”. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini