Kabid Ekraf Dispar Kutim Ahmad Rifani. Foto: Irfan/Pro Kutim
SANGATTA – Event Lom Plai kembali berpeluang masuk dalam daftar 110 event terbaik Indonesia setelah dua tahun berturut-turut (2023-2024) menembus kurasi nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim), Ahmad Rifani mengatakan Kutim baru saja menyelesaikan tahap presentasi di hadapan kurator kementerian.
Menurut Rifani, proses penilaian yang dilakukan kementerian cukup ketat karena melibatkan ratusan peserta dari seluruh Indonesia.
“Kalau tidak salah ada sekitar 300 lebih event yang ikut dikurasi. Nantinya hanya 110 yang terpilih,” jelas Rifani saat ditemui di ruang kerjanya.
Lom Plai sendiri telah menjadi salah satu event unggulan Kutim karena berhasil masuk dalam jajaran event nasional pada 2023 dan 2024. Tahun 2025, Kutim kembali mengajukan Lom Plai dengan penyempurnaan dokumen administrasi, jadwal kegiatan, hingga materi promosi seperti brosur dan video.
Rifani menambahkan Kemenparekraf turut menilai sejauh mana komitmen pemerintah daerah mendukung pelaksanaan event.
“Kalau pemerintah daerahnya tidak peduli dan tidak bantu anggaran, mana mungkin masuk nasional. Itu salah satu indikator yang dilihat,” ujarnya.
Dispar Kutim disebut telah konsisten membantu pendanaan event Lom Plai selama empat hingga lima tahun terakhir.
“Dukungan itu juga menjadi salah satu faktor yang membuat event tersebut mendapat tempat di tingkat nasional,” tegasnya.
Ditambahkan Rifani, jika kembali lolos, Lom Plai akan mendapatkan dukungan promosi dari Kemenparekraf melalui berbagai media seperti videotron, paket promosi, dan publikasi nasional. Hal ini dinilai dapat memperluas jangkauan wisatawan sekaligus memperkuat posisi Kutim dalam peta pariwisata Indonesia.
Pengumuman final kurasi dijadwalkan pada Januari 2026. Rifani optimistis, meski seleksi ketat, Lom Plai memiliki peluang kuat untuk kembali masuk dalam 110 event nasional.(kopi13)




































