Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyerahkan bantuan Korban kebakaran di Gang Family. Foto : Ist for Pro Kutim
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Yos Sudarso 2, Gang Family 3B RT 024, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (24/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons tanggap darurat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 18.05 Wita itu berlangsung cepat dan menghanguskan sejumlah bangunan permukiman warga. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

Berdasarkan asesmen petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kutim, tercatat sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 32 jiwa terdampak langsung dalam musibah tersebut. Mereka kini membutuhkan bantuan logistik dan dukungan pemulihan pascabencana.
Selain dampak sosial, kebakaran juga menyebabkan kerusakan fisik cukup parah. Sedikitnya enam unit rumah tunggal serta dua bangunan barakan dengan total enam pintu dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat ditempati kembali oleh pemiliknya.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi kejadian agar dapat segera diterima oleh para korban. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok serta perlengkapan sandang untuk menunjang kehidupan sehari-hari warga terdampak.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang hadir bersama jajaran perangkat daerah serta relawan kemanusiaan. Kehadiran kepala daerah ini sekaligus memberikan dukungan moril bagi warga yang tengah menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk tetap bersabar serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Segala sesuatu adalah milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Atas nama pemerintah daerah, kami turut berduka atas musibah ini,” ujar Ardiansyah.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Hal itu penting untuk mencegah munculnya persoalan sosial lanjutan di tengah masyarakat terdampak.
“Kami berharap para korban tetap tabah dan kuat. Pemerintah akan berupaya membantu semaksimal mungkin agar masyarakat bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Baznas Kutim juga turut memberikan bantuan yakni bagi pemilik rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta per rumah, sedangkan bagi penyewa atau penghuni kontrakan diberikan bantuan Rp5 juta per kepala keluarga (KK).
Sebelumnya, Kepala Dinsos Kutim diwakili Kabid Perlindungan Sosial Sri Rahmawati, melaporkan bantuan pangan yang disalurkan antara lain beras, mi instan, minyak goreng, gula, teh, kopi, kecap, serta makanan ringan yang dapat dikonsumsi dalam kondisi darurat.

“Pemerintah juga menyalurkan bantuan sandang berupa pakaian layak pakai, kaos, daster, selimut, sarung, handuk, pakaian sekolah untuk anak SD dan SMP, serta tenda dan sejumlah peralatan pendukung lainnya,” urainya.
Pemerintah Kabupaten Kutim berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat nilai solidaritas, gotong royong, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(kopi14/kopi13/kopi3)































