Beranda Kutai Timur Raih Skor 4,88, Puskesmas Teluk Lingga Pimpin Indeks PEKPPP

Raih Skor 4,88, Puskesmas Teluk Lingga Pimpin Indeks PEKPPP

97 views
0

Penyerahan penghargaan publik di lingkungan Pemkab Kutim oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman. Foto: Bahtiar/Bagus Pro Kutim

SANGATTA – Komitmen dalam menghadirkan layanan kesehatan yang responsif dan bermutu tinggi sukses mengantarkan Puskesmas Teluk Lingga sebagai instansi terbaik dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 hasil penilaian bagian Organisasi Setkab Kutim dalam momen penyerahan pelayanan public di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (3/6/2026). Prestasi ini menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tingkat dasar mampu menyajikan standar pelayanan prima yang berfokus pada kepuasan warga.

Dari pantauan Pro Kutim, dalam laporan hasil evaluasi PEKPPP 2025, Puskesmas Teluk Lingga sukses mengantongi indeks tertinggi sebesar 4,88, yang membuatnya berhak menyandang predikat Kategori A (Pelayanan Prima). Angka tersebut berhasil melampaui pencapaian seluruh unit kerja yang dinilai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim, termasuk jajaran perangkat daerah (PD), pemerintah kecamatan, hingga fasilitas kesehatan lainnya.

Pencapaian gemilang ini disebut-sebut menjadi pemantik semangat baru bagi para tenaga medis dan staf demi terus konsisten mendongkrak mutu pelayanan bagi masyarakat luas di masa mendatang.

Sederet langkah strategis menjadi kunci di balik kesuksesan Puskesmas Teluk Lingga. Di antaranya meliputi pembenahan manajemen administrasi, peningkatan kapasitas kompetensi SDM, serta modernisasi sarana dan sistem informasi kesehatan. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara disiplin juga menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan harian.

Selain Puskesmas Teluk Lingga, sektor kesehatan di Kutim tampak mendominasi papan atas penilaian. RSUD Sangkulirang membuntuti di posisi kedua dengan raihan indeks 4,78 (Pelayanan Prima). Menyusul kemudian Puskesmas Sepaso dan Puskesmas Kaliorang yang sama-sama membukukan nilai 4,66, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang meraih indeks 4,56 pada kategori serupa.

Rapor hijau dari hasil evaluasi ini mencerminkan tren positif pada geliat pelayanan publik di Kutim, khususnya sektor kesehatan. Hasil tersebut menjadi bukti riil bahwa layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kini semakin cepat, transparan, mudah diakses, dan akuntabel.

Di samping sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi instansi, evaluasi PEKPPP ini sejatinya berfungsi sebagai instrumen ukur guna memacu perbaikan yang berkelanjutan. Keberhasilan Puskesmas Teluk Lingga diharapkan mampu menginspirasi serta menjadi tolok ukur bagi unit kerja lain dalam mengupgrade kualitas pelayanan mereka.

Melalui momentum ini, kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah diharapkan semakin kokoh, sekaligus mampu mengakar kuatnya budaya kerja yang profesional, tanggap, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

Sebelumnya dalam arahannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras, inovasi, serta dedikasi aparatur dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik yang prima adalah wajah pemerintah di mata masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi budaya kerja seluruh ASN. 

“Dengan pelayanan yang semakin baik, diharapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah terus meningkat,” tutup Bupati Ardiansyah.(kopi7/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini