Beranda Kutai Timur Program Penyediaan Air Bersih Mulai Dilirik Investor

Program Penyediaan Air Bersih Mulai Dilirik Investor

71 views
0

SANGATTA- Program penyediaan air bersih bagi masyarakat yang sampai saai ini belum digarap maksimal mulai dilirik investor sebagai potensi investasi. Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten Irawansyah dalam suatu rapat koordinasi terkait penyediaan air bersih di Ruang Arau, Kantor Bupati, Kamis (20/7) kemarin.

“Hal ini harus kita sambut dengan baik, apalagi menguntungkan daerah. Masyarakat khususnya di pedalaman tentunya mempersilahkan dengan senang hati. Kan prioritas kami untuk fokus dan tuntas itu terdapat ditiga bagian. Yakni (pembangunan) listrik, infrastruktur dan air bersih. Sehingga, jika ada investor yang akan berinvestasi maka kami buka pintu selebar-lebarnya,” ujar Irawansyah.

Mantan Kadisperindag ini menjelaskan bahwa kemitraan dengan investor sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan fasilitas pengolahan air bersih. Terutama didaerah yang sangat membutuhkan. Namun sebelum berinvestasi, pihak investor lebih dulu diminta untuk mempresentasikan maksud dan tujuan. Agar Pemkab Kutim mengetahui pasti investasi yang dimaksud. Apakah mulai dari menggarap IPA, teknologi dan pendistribusian atau hanya beberapa diantaranya saja.

Perlu diketahui, saat ini masih ada beberapa daerah yang sangat membutuhkan air bersih. Terdapat dibeberapa kecamatan, baik dipedalaman maupun perkotaan. Diantaranya kecamatan Sangkulirang, Rantau Pulung, Kongbeng, Muara Wahau, Bengalon serta Kaliorang, Dusun Kenyamukan dan Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi.

“Jika dilihat, Kecamatan Sangkulirang, yang prioritasnya saat ini membutuhkan air bersih. Termasuk daerah pedalaman seperti Mandu Luar, Peridan, Mandu Dalam dan daerah sekitarnya,” sebut Seskab dalam rapat yang melibatkan Asisten Perekonomian Pembangunan Rupiansyah, Bappeda, Dinas PU, Dinas Perkim, PDAM Kutim, Bagian Pembangunan, Bagian Ekonomi, Bagian Humas dan Protokol, Bagian SDA dan beberapa OPD terkait.

Disebut olehnya, selama ini daerah mempunyai pasokan air bersih namun dari sisi kuantitas masih belum terpenuhi. Kedepan, dengan adanya investor tentunya akan membantu dari segi teknologi dalam menyediakan air bersih. Terkait program investasi ini, Seskab mengatakan bahwa nanti bakal ada pembicaraan lebih lanjut. Untuk membahas kerja sama dan masalah pembiayaan. Beserta harga yang ditawarkan pada masyarakat. Menurut dia kalau memang harganya terjangkau oleh masyarakat, pasti akan berlanjut. (*/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here