Beranda Entertainment DPC IWAPI Kutim Periode 2022-2027 Dilantik – Bupati Minta Setelah Pelantikan Langsung...

DPC IWAPI Kutim Periode 2022-2027 Dilantik – Bupati Minta Setelah Pelantikan Langsung Tancap Gas !

124 views
0

Pelantikan dan pengkuhan DPC IWAPI Kutim Periode 2022-2027 digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Komplek Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Bukit Pelangi.(Fuji Pro Kutim)

SANGATTA- Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kutai Timur (Kutim) Periode 2022-2027 dilantik dan dikukuhkan, Selasa (15/3/2022) pagi. Pelantikan dan pengkuhan digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Komplek Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Bukit Pelangi.

Ada sebanyak 45 orang yang dilantik dan dikukuhkans sebagai pengurus DPC IWAPI Kutim. Kegiatan dimaksud mengusung tema “IWAPI Berkarya Indonesia Maju”. Pengurus DPC IWAPI Kutim dilantik dan dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan DPD IWAPI Kaltim Nomor : 011/DPD-IWAPI/III/2022. Duduk diposisi ketua adalah Ny Hj Siti Nurhasanah. Selain itu sekaligus dilantik pengurus ranting IWAPI untuk Sembilan kecamatan.

Tari-tarian selamat datang dan pembacaan kode etik IWAKI menjadi bagian pembuka kegiatan tersebut. Turut hadir di acara itu antara lain Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Wabup H Kasimidi Bulang, Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Mazar dan Arfan. Ketua IWAPI Kaltim Ernawati Gafar, pengurus DPC IWAPI Samarinda, Ketua TP PKK Kutim Ny Hj Siti Robiah, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta undangan lainnya. Sebelum prosesi pelantikan oleh Ketua DPD IWAPI Kaltim Ny Hj Ernawaty Gafar, lebih dulu dibacakan susunan pengurus DPC IWAPI Kutim oleh Wakil Ketua 1 DPD IWAPI Kaltim Dayang Joyce Joenetta.

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman yang turut mengukuhkan organisai ini mengatakan, wanita atau perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam semua bidang, termasuk bidang ekonomi. Sebagai contoh peran penting wanita menurut Ardiansyah adalah ibu rumah tangga yang mengawal ekonomi keluarga. Ditopang oleh istri, karena kreatif dalam mencari usaha. Senantiasa berusaha untuk membantu perekonomian keluarga. Untuk itu dia sangat mengapresiasi peran wanita dalam pembangunan disegala bidang.

“Saya terima kasih Ibu sekalian memberikan kontribusi besar. Mudah-mudahan setelah dibentuk dan dilantik hari ini, peningkatan perkapita ekonomi kerakyatan Kutai Timur meningkat di tahun yang akan datang,” harap Ardiansyah.

Sektor UMKM di Kutim saat ini terus berkembang. Hal yang membanggakan karena rata-rata produk UMKM yang di ekspor ke beberapa negara, diolah dan dikerjakan oleh para wanita dan ibu-ibu rumah tangga. Kepada PDC IWAPI Kutim, Bupati berpesan agar pengusaha wanita di daerah ini pandai melihat peluang ekonomi. Sebagai contoh memanfaatkan lidi dari batang daun kelapa sawit. Tentunya diproduksi menggunakan mesin modern, sehingga meningkatkan proses produksi.

“Dinas Koperasi siap mendampingi dan siap untuk memberikan jalur permintaan,” kata Ardiansyah.

Orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut berharap saat berbicara organisasi pengusaha tidak melulu soal uang. Melainkan juga konsentrasi terhadap pembinaan usaha demi menciptakan peluang ekonomi baru. Memacu para pengusaha wanita yang ada di Kutim untuk menjadi eksportir.

“Makanya pengurus (DPC IWAPI Kutim) baru, begitu dilantik hari ini, maka besok harus tancap gas, harus gas 100 kilometer per jam,” ajak Ardiansyah.

Bentuk lain dukungan pemerintah terhadap UMKM menurut Bupati adalah Pemkab akan pemasaran produk dan industry rumah tangga melalui promosi di gedung UKM Center Kutim. Rencananya tahun ini fasilitas tersebut akan mulai dibangun. UKM center ini menjadi gedung wadah kreativitas displai dan sebagainya. Wadah inilah yang akan menjadi barometer kalau memang ada permintaan dari luar. Terakhir Ardiansyah mendoakan agar seluruh pengurus DPC IWAPI Kutim diberi kekuatan menjalankan program-program kerjanya. Secara tidak langsung memberikan ketahanan ekonomi keluarga, Kutim khususnya dan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD IWAPI Kaltim Ny Hj Ernawaty Gafar saat acara menyampaikan terima kasih kepada Ketua KADIN Kutim Ahlang yang mengaku akan terus mendorong kemajuan IWAPI, selaku organisasi binaan KADIN. Berikutnya mengucapkan selamat kepada Ketua DPC IWAPI Kutim Ny Hj Siti Nurhasanah.

“Alhamdulillah Bapak dan Ibu, ini adalah pelantikan yang ke delapan, saya sudah lakukan di seluruh kota dan daerah di Kalimantan Timur (Kaltim). Luar biasa semua rata-rata dihadiri oleh Kepala Daerah. Hari ini ada dua daerah yang betul-betul istimewa bagi saya karena dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati,” kata Ernawaty.

Dijelaskan olehnya IWAPI yang di DPP diketuai Ny Dyah Anita Prihapsari ini adalah organisasi profesi terbesar di Indonesia yang menghimpun pengusaha wanita. Setidaknya hal tersebut terlihat saat acara Rakernas dan Munas, karena kurang lebih 5000 pengusaha wanita hadir di Jakarta.

Selanjutnya sebagai bentuk pembinaan pengusaha wanita, Ernawaty meminta agar Ketua DPC IWAPI Kutim bisa merekrut anggota dari berbagai macam profesi. Dia berharap ke depan, organisasi ini bisa lebih baik dan maju. Melakukan pembinaan terhadap UMKM melalui pengurus ranting se-Kutim. Apalagi di Kutim banyak produk yang sudah “go international”.

“Ternyata di sini (Kutim) ada 6 atau 7 produk unggulan sudah bisa diekspor ya pak (Bupati)? Hal itu sangat luar biasa,” katanya.

Karena Kutim memiliki potensi yang luar biasa, maka Ernawaty berharap pengurus DPC IWAPI Kutim bisa memajukan UMKM bersinergi dengan semua pihak. Disebutkan olehnya ada tiga program yang penting dilaksanakan DPC IWAPI Kutim. Satu, bisa memajukan sumber daya pengusaha perempuan melalui pelatihan. Dua, pembinaan bekerjasama dengan pemerintah dan BUMN. Memasarkan produk UMKM melalui program digitalisasi secara daring. Tiga, harus bisa mencari akses permodalan untuk dapat membantu pengembangan UMKM.

Saya berharap dan juga meminta kepada Ibu Siti Nurhasanah untuk meningkatkan potensi produk UMKM di pasaran. Dari segi perizinannya, label, hingga kualitasnya. Bisa mengadakan pelatihan-pelatihan buat anggota-anggota sampai ke ranting-ranting,” sarannya. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here