Beranda Entertainment Ribuan Warga Bengalon Terdampak Banjir – Camat Langsung Turun Bantu Masyarakat

Ribuan Warga Bengalon Terdampak Banjir – Camat Langsung Turun Bantu Masyarakat

115 views
0

Camat Bengalon membantu masyarakat terdampak banjir. (Ist)

BENGALON- Cuaca hujan deras belakangan menyebabkan beberapa kecamatan di Kutim banjir. Debit air yang terus bertambah menyebabkan beberapa titik di Sangatta kembali banjir. Bahkan wilayah pedalaman seperti Busang, Muara Ancalong juga kebanjiran. Sejak Minggu (22/5/2022), Bengalon pun ikut dihantui banjir.

Sebagai kepanjangan tangan Bupati Kutim di level kecamatan, Camat Bengalon Suharman tak mau tinggal diam menunggu bencana terjadi. Sebagai bentuk kesiapan dini menghadapi banjir, Suharman yang biasa disapa Cono langsung bergerak cepat. Merapatkan barisan dan meningkatkan koordinasi dengan para pihak terkait. Mengomunikasikan soal bantuan perahu karet, bantuan pangan, pengungsian dan sebagainya. Mengenakan seragam dinas ASN, Cono tak segan ikut membantu masyarakat terdampak. 

“Terdapat enam desa yang terdampak. Ialah Desa Sepaso, meliputi Jalan Sepat, 10 November, Awang Long, dan M Yusuf. Desa Sepaso Timur meliputi Jalan Syahrul Yulidar dan Lembak Dalam. Kemudian, Desa Sepaso Selatan di kawasan Jalan Hadi Suhadi dan Sepaso Barat kawasan Perdau RT 1, 2 dan 3,” sebut Cono, Senin (23/5/2022).

Tak hanya itu, banjir juga mulai merambah Desa Tepian Langsat daerah Meratak dan Tepian Langsat Kampung dan Depian Indah kawasan Desa Persiapan Tepian Raya (KM 102). Menurut dia, penyebab sementara banjir adalah intensitas hujan yang sangat tinggi pada sore dan malam hari. Kemudian banjir dari wilayah Hulu Sungai Tepian Langsat, tepatnya dari Hambur Batu dan Sungai Keraitan. 

“Sebagian daerah yang terkena banjir merupakan dataran rendah dan pasang air laut di daerah Muara Bengalon. Mengakibatkan air sungai tertahan,” ujar Cono menjelaskan.

Banjir ini pun membuat sejumlah warga terdampak dan kesusahan. Di Desa Sepaso 1.300 KK, Desa Sepaso Selatan 350 KK, Desa Sepaso Timur 713 KK, Desa Sepaso Barat 90 KK, dan Desa Tepian Langsat 230 KK. Jika ditotal ada sebanyak 2.683 KK terdampak banjir. Namun pemerintah kecamatan telah mengerahkan bantuan. Untuk sementara bantuan beras sebanyak 400 karung. Termasuk bantuan perahu karet. Selanjutnya menyiapkan Posko Banjir dan Camp Pengungsian yang digunakan apabila ada warga yang ingin mengungsi. Demi keamanan  bersama, Cono mengimbau warga agar selalu waspada jika debit air semakin meningkat. Berikutnya selalu waspada bahaya binatang buas seperti buaya.

“Kami selau melakukan monitor ketinggian air setiap waktu dan melaporkan ke atasan untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya,” tegasnya. 

Tindakan antisipasi ini dilakukan Cono semata-mata demi keselamatan warganya. Sebab baginya, dimanapun dirinya memimpin, masyarakat adalah paling utama. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here