Beranda Kutai Timur BPK Lakukan Pemeriksaaan Pendahuluan – Seskab Kutim Minta OPD Siapkan Data

BPK Lakukan Pemeriksaaan Pendahuluan – Seskab Kutim Minta OPD Siapkan Data

125 views
0

Ingatkan : Seskab Rizali Hadi ingatkan seluruh OPD untuk menyiapkan data-data yang dibutuhkan oleh pihak BPK. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

SANGATTA – Rapat kerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) awal September, Senin (5/9/2022) dimulai pada pukul 10.00 WITA, di Ruang Meranti Kantor Sekretariat Kabupaten (Setkab). Memimpin rapat koordinasi tersebut Sekretaris Kabupaten (Seskab) Rizali Hadi, didampingi Asisten Administrasi Umum Jamiatulkhair Daik, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Poniso Suryo Renggono dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zubair.

Awal rapat ditekankan oleh Seskab Rizali Hadi pada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mempersiapkan diri terkait hadirnya Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) yang turun ke Kutim dalam kurun waktu dua puluh hari ke depan.

“Mulai hari ini mereka (tim pemeriksa BPK RI) sudah melaksanakan tugasnya selama dua puluh hari ke depan. Mereka melakukan pemeriksaan pendahuluan, oleh karena itu kami minta kepada seluruh Kepala OPD untuk mempersiapkan data,” tegas Rizali Hadi.

Cermati : Nampak Pimpinan Tinggi Pratama di Kutim mencermati perihal-perihal penting untuk kemajuan daerah. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Tentu data yang dimaksud adalah data-data terkait apa saja yang diminta oleh Tim BPK RI. Terlebih pihak BPK telah menyampaikan pada rapat terbatas sebelum rapat kerja Pemkab, dengan Wabup Kasmidi Bulang maupun Seskab, akan membantu Pemkab Kutim dalam hal pemeriksaan pendahuluan.

“Kita diminta lebih kooperatif menyampaikan data. Kemudian nanti di saat kesimpulan dari pemeriksaan itu, barangkali ada hal-hal yang perlu ditanggapi dan lengkapi, maka dapat segera dilengkapi datanya,” terang Seskab mengingatkan.

Pengalaman selama dua tahun terakhir, opini BPK terkait hasil laporan Pemerintah Kabupate Kutim yang mendapatkan Wajar Dengan Pengecualian (WDP), tentu tidak berlebihan jika semua pihak di daerah ini berharap, pada tahun depan Kutim mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal itu dapat terjadi, asalkan semua pihak dalam hal ini OPD dapat memenuhi harapan-harapan dari Pemkab maupun kebutuhan dari pihak pemeriksa yakni BPK. Sehingga yang disampaikan benar-benar mendukung di saat berlangsungnya penilaian.

Kompak : Mulai dari kiri Asisten I, Seskab, Asisten II, dan Asisten III Pemkab Kutim kompak bekerjasama untuk membantu Bupati dan Wabup. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Seskab Rizali Hadi mengingatkan pula, pada setiap pertemuan atau rapat koordinasi yang dilakukan. Berkaitan perihal progres fisik dan keuangan kegiatan yang telah berjalan di 2022, harus dilaksanakan dengan baik.

“Ada beberapa OPD saat ini, progresnya masih dibawah 50 persen. Mudah-mudahan pada September ini ada peningkatan. Karena selain kita melaksanakan kegiatan APBD murni, juga dihadapkan dengan beban APBD Perubahan 2022. Perhitungan kita terkait dengan waktu, agar menjadi perhatian dan pertimbangan,” ujar Rizali.

Coffee Morning : Suasana rapat kerja Pemkab Kutim yang diikuti oleh seluruh Pimpinan OPD, Camat, hingga staf-staf ASN dilingkungan Pemkab Kutim. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Hal tersebut berkaitan dengan hal-hal seperti, ketersedian material dan kondisi cuaca untuk pelaksanaan kegiatan fisik. Untuk itulah Seskab Rizali menekankan pada OPD-OPD yang melaksanakan kegiatan fisik, memperhatikan perihal tersebut. (kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here