Teks foto: Gubernur Kaltim,Rudy Mas’ud dan Wabup Kutim, Mayunadi di tengah suasana rapat koordinasi optimalisasi Operasional KEK-MBTK
KALIORANG- Wakil Bupati Mahyunadi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mengambil peran aktif dalam mendorong percepatan operasional Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kecamatan Kaliorang.
Menurut Mahyunadi, KEK MBTK bukan sekadar kawasan industri, melainkan peluang besar untuk menjadikan Kutai Timur lebih mandiri secara ekonomi. Karena itu, sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci agar kawasan tersebut dapat beroperasi maksimal, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat.
“Kita harus satu visi. Kalau pusat, provinsi, dan kabupaten solid, KEK MBTK bisa bergerak cepat dan memberi dampak besar bagi daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peluang skema sharing investment dalam pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, Pemkab Kutim siap terlibat dalam investasi selama perhitungan bisnisnya jelas dan menguntungkan bagi daerah.
“Kalau hitung-hitungannya menguntungkan, tentu Kutim siap berinvestasi. Kita ingin ikut mengambil bagian, karena ini untuk masa depan ekonomi daerah dan peningkatan PAD,” tegasnya.
Mahyunadi menambahkan, optimalisasi KEK MBTK sangat penting untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Timur agar tidak terus bergantung pada sektor sumber daya alam yang bersifat ekstraktif maupun transfer pusat.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa keberhasilan KEK MBTK juga bergantung pada kesiapan birokrasi dalam memberikan pelayanan kepada investor.
“Birokrasi harus lebih lentur dan fleksibel. Jangan dibuat rumit. Permudah urusan administrasi tanpa harus melanggar aturan,” pesannya.
Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan regulasi yang adaptif, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan diharapkan benar-benar menjadi mesin ekonomi baru yang membuka lapangan kerja, meningkatkan PAD, serta memperkuat kemandirian fiskal Kutim di masa mendatang.(kopi4)
































