Beranda Kutai Timur Disperindag Kutim Bidik Pasar Ekspor, Hilirisasi Komoditas Digenjot Dongkrak PAD

Disperindag Kutim Bidik Pasar Ekspor, Hilirisasi Komoditas Digenjot Dongkrak PAD

26 views
0

Kadisperindag Kaltim Heni Purwaningsih memberikan sambutan. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kaltim menyampaikan apresiasi atas fasilitasi pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam merumuskan program pembangunan tahun 2027 yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Meranti Kantor bupati Kutim pada Rabu (15/4/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, khususnya dalam menghadapi keterbatasan fiskal yang menuntut efisiensi dan ketepatan sasaran kebijakan.

Kadisperindag Kaltim Heni Purwaningsih, menyampaikan bahwa forum ini diharapkan mampu menghasilkan data, informasi, serta rumusan tindak lanjut yang konkret.

“Dengan kondisi keuangan yang terbatas, kita harus memastikan program yang disusun benar-benar fokus dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pertemuan serupa juga telah dilaksanakan di berbagai daerah di Kalimantan Timur guna menggali potensi unggulan masing-masing wilayah sebagai dasar penyusunan kebijakan yang terintegrasi.

Dalam diskusi tersebut, Kutim dinilai memiliki beragam potensi ekspor yang dapat dikembangkan lebih lanjut, tidak hanya bergantung pada sektor migas dan batubara. Sejumlah komoditas seperti amplang, semen, hingga produk pertanian seperti pisang dinilai memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional.

Heni, juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha lokal yang telah berhasil melakukan ekspor. Ke depan, potensi di sektor pertambangan, pertanian, kelautan, dan peternakan akan terus didorong melalui pendekatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada tahun 2025 Pemprov Kaltim telah membangun rumah produksi bersama pakan ternak berbasis potensi lokal. Bahan baku seperti jagung dari petani lokal, bungkil sawit, serta tepung protein dari limbah ikan asin dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sektor peternakan sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

Tak hanya itu, peluang hilirisasi juga terbuka lebar untuk komoditas lain seperti nanas, pisang, hasil laut, hingga gula aren yang memiliki prospek pasar ekspor cukup besar. Bahkan, produk rempah seperti daun jeruk, jeruk nipis, jahe, dan kunyit disebut memiliki permintaan tinggi di pasar global, meskipun saat ini masih terkendala pada ketersediaan pasokan lokal.

Dalam mendukung ekspansi pasar, keberadaan Ekspor Center Kalimantan Timur menjadi salah satu instrumen strategis.

“Fasilitas ini merupakan satu dari lima pusat ekspor di Indonesia yang terbuka bagi seluruh kabupaten/kota dan pelaku usaha,” sebutnya.

Kemudian, ekspor Center berperan dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, membantu mencarikan pembeli potensial, hingga memfasilitasi akses ke pasar internasional. Selain itu, lembaga ini juga memiliki jaringan kerja sama dengan atase perdagangan Indonesia di luar negeri untuk memastikan kredibilitas calon mitra dagang.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltim bersama jajaran terkait akan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi potensial di Kutai Timur. Beberapa komoditas yang akan ditinjau di antaranya kakao, gula semut, tepung pisang, hingga produk olahan kreatif.

Salah satu inovasi yang turut menjadi perhatian adalah pengembangan serat nanas yang berasal dari limbah daun nanas. Produk ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang ekspor yang menjanjikan jika dikelola secara optimal.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah (PD) di Kutim.

“Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi daerah agar mampu bersaing di pasar global serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutup Heni.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini