Beranda Kutai Timur Dinkes Kutim Lakukan Monev, Jaga Denyut Layanan di RSUD Muara Bengkal

Dinkes Kutim Lakukan Monev, Jaga Denyut Layanan di RSUD Muara Bengkal

75 views
0

Teks: Kadinkes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati saat melaksanakan kunjungan Monev ke RSUD Muara Bengkal. (Ist)

SANGATTA – Pagi di halaman RSUD Muara Bengkal, di Kecamatan Muara Bengkal terasa lebih khidmat dari biasanya pada Kamis, (16/4/2026). Sejumlah tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Dinkes Kutim) berdiri berbaris mengikuti apel pagi. Kegiatan itu menjadi awal dari rangkaian kunjungan kerja Kepala Dinkes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, yang datang bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Siti Fatimah serta Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) untuk melakukan monitoring sekaligus pendampingan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Apel yang dipimpin langsung oleh dr Yuwana itu bukan sekadar seremoni pembuka. Ia menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan yang bertujuan menilik, menimbang, dan meneguhkan mutu layanan kesehatan di wilayah pedalaman Kutim. Seusai apel, agenda dilanjutkan dengan diskusi bersama manajemen rumah sakit, audiensi dengan tenaga honor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga ramah tamah dengan dokter umum maupun dokter spesialis yang bertugas di RSUD Muara Bengkal.

Di sela kegiatan itu, dr Yuwana menyampaikan harapannya terhadap peran rumah sakit tersebut dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan hulu Kutim.

“Semoga RSUD Muara Bengkal makin eksis memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat lima kecamatan sekitar, yaitu Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat, Busang, dan Batu Ampar. Khusunya dalam memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil sesuai program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur,” ujarnya di hadapan Direktur RSUD Muara Bengkal dr Andriansyah dan jajaran.

Kunjungan monitoring ini memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar peninjauan administratif. Dinkes Kutim ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Muara Bengkal berjalan optimal, sejalan dengan standar pelayanan medis yang berlaku. Serta memberi faedah nyata bagi masyarakat yang menggantungkan harapan pada fasilitas kesehatan tersebut.

Monitoring juga dilakukan untuk mengevaluasi kinerja manajemen rumah sakit sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan yang mungkin muncul di lapangan. Dengan cara itu, pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti persoalan yang ditemukan. Sehingga pelayanan kesehatan tidak tersendat oleh hambatan teknis maupun administratif.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk pengawasan terhadap penerapan standar pelayanan kesehatan, kesiapan tenaga medis dan paramedis, serta kecukupan sarana dan prasarana penunjang layanan. Dalam dunia kesehatan, aspek-aspek tersebut ibarat palang pintu mutu. Yakni gerbang yang memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang aman dan bermartabat.

Dinkes juga memandang monitoring sebagai langkah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit. Hubungan kerja yang selaras atau dalam istilah klasik disebut selaras seia sekata, dipandang penting agar kebijakan kesehatan dapat diterjemahkan secara nyata di tingkat pelayanan.

Keberadaan RSUD Muara Bengkal memiliki arti strategis bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kutim. Bagi warga di Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat, Busang, dan Batu Ampar, fasilitas kesehatan tersebut menjadi simpul penting untuk memperoleh layanan medis tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat kabupaten. Karena itu, upaya memastikan mutu layanan kesehatan di rumah sakit ini tidak hanya berkaitan dengan tata kelola institusi, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat luas. Di daerah yang bentang alamnya dipenuhi sungai, hutan, dan jarak antarpermukiman yang tidak selalu dekat, keberadaan layanan kesehatan yang dapat dijangkau menjadi kebutuhan yang amat mendasar.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, Dinkes Kutim berharap mutu pelayanan di RSUD Muara Bengkal terus meningkat, sehingga rumah sakit ini tetap menjadi tumpuan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah hulu. Sebuah sangga utama (penopang penting, red) bagi akses kesehatan di daerah yang jauh dari pusat layanan besar. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini