Beranda Entertainment Sasar Investasi Rp 20 T, Kutim Buka Peluang Kolaborasi bersama Trans TV

Sasar Investasi Rp 20 T, Kutim Buka Peluang Kolaborasi bersama Trans TV

19 views
0

Pertemuan hangat Trans TV dan MTMA bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya transformasi ekonomi daerah melalui pengembangan sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, saat menerima audiensi jajaran Trans TV Community dan My Trip My Adventure (MTMA) Indonesia di Ruang Kerja Bupati Kutim, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pula Kepala Dinas Pariwisata Mahriadi, Kepala Diskop UKM Marhadyn, Kepala DPMPTSP Novian Prananta, Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung, perwakilan Disperindag, Bappeda, serta dinas terkait.

Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Kutai Timur Economic Forum, sebuah forum nasional yang akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat guna membahas arah pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, Ardiansyah menyampaikan bahwa Kutim saat ini tengah melakukan transformasi ekonomi dengan mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan dan memperkuat sektor-sektor produktif lainnya.

“Kutai Timur memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan. Pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM menjadi sektor yang kami dorong untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah ke depan,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian daerah secara bertahap mulai berkurang, sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Ia menjelaskan, Kutim memiliki berbagai keunggulan yang dapat menjadi daya tarik investasi sekaligus destinasi wisata unggulan. Salah satunya adalah kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang menyimpan situs karst dan jejak manusia purba berusia puluhan ribu tahun.

Selain itu, Kutim juga memiliki garis pantai yang panjang, kawasan hutan yang masih terjaga, serta berbagai komoditas unggulan yang telah menembus pasar internasional.

“Produk lokal kita memiliki potensi besar, mulai dari pisang yang sudah masuk pasar global, biji kakao, hingga serat nanas yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ini harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga memaparkan capaian investasi daerah yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, realisasi investasi di Kutai Timur mencapai Rp 18,4 triliun atau melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 12 triliun.

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan investasi sebesar Rp 20 triliun dan hingga saat ini telah terealisasi sekitar Rp 3,4 triliun.

“Kami terus membuka peluang investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. Investasi yang masuk harus memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi lokal,” tegasnya.

Audiensi juga membahas dukungan terhadap pengembangan UMKM, khususnya yang digerakkan oleh generasi muda. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan anak muda dalam sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha berbasis potensi lokal.

Sebagai bagian dari promosi daerah, berbagai agenda budaya dan pariwisata juga akan terus diperkuat, termasuk penyelenggaraan Festival Pesisir Nusantara dan sejumlah event daerah lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi Kutim ke tingkat nasional.

Sementara itu, perwakilan Trans TV Community dan MTMA Indonesia Tommy Setiawan Gita, menyampaikan apresiasi atas berbagai potensi yang dimiliki Kutim. Mereka menilai daerah ini memiliki kekayaan alam, budaya, serta peluang ekonomi yang besar untuk dipromosikan secara lebih luas kepada masyarakat Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pelaksanaan Kutai Timur Economic Forum dapat menjadi momentum strategis dalam memperkenalkan potensi daerah, membuka akses investasi, memperkuat pengembangan UMKM, serta mendorong percepatan transformasi ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Kutim.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini