Bupati Ardiansyah Sulaiman saat meninjau Festival UMKM Kutim Naik Kelas yang digelar UKM Center Kaubun. Foto : Nasruddin/Pro Kutim.
KAUBUN – Di sela agenda pembukaan Turnamen Bola Voli PBVSI Cup Zona V Tahun 2026, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meninjau langsung Festival UMKM Kutim Naik Kelas yang digelar UKM Center Kaubun di halaman Kantor Camat Kaubun, Sabtu (20/6/2026).
Bupati Ardiansyah disambut para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang turut memamerkan berbagai produk unggulan daerah. Mulai dari aneka makanan olahan, kerajinan tangan hingga produk kreatif hasil karya masyarakat lokal dipajang di stan-stan yang berjajar di lokasi kegiatan.

Dalam kunjungannya, Ardiansyah menyempatkan diri berdialog dengan para pelaku UMKM. Ia menanyakan proses produksi, strategi pemasaran hingga kendala yang dihadapi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka.
Menurut Ardiansyah, festival UMKM merupakan wadah yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pelaku usaha.
“Festival seperti ini sangat baik karena memberikan ruang promosi bagi UMKM. Kita ingin pelaku usaha di Kutim terus berkembang, meningkatkan kualitas produknya dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT GAM yang telah memberikan pendampingan kepada UKM Center Kaubun. Menurutnya, peran perusahaan dalam membina dan mendukung pengembangan UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pendampingan seperti ini sangat penting untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pemasaran dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Ardiansyah.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat harus terus diperkuat agar program pemberdayaan ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan adanya pendampingan yang konsisten, para pelaku UMKM diharapkan mampu naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Ardiansyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Kutim terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan berbagai kegiatan dan event yang mampu menarik kunjungan masyarakat sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan transaksi pelaku usaha kecil.
“Setiap kegiatan yang menghadirkan banyak orang tentu akan memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, event olahraga, festival maupun kegiatan lainnya harus mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan,” tegasnya.
Festival UMKM Kutim Naik Kelas juga menjadi bagian dari upaya pembinaan yang dilakukan UKM Center Kaubun dalam meningkatkan kualitas dan daya saing usaha masyarakat. Selain menyediakan ruang promosi, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan usaha dan memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan bisnis.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap semakin banyak UMKM lokal yang berkembang, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Festival UMKM Kutim Naik Kelas juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan.(kopi14/kopi13/kopi3)

































