Bupati Kutim saat membuka Turnamen Voli PBVSI Cup 2026 di Kaubun. Foto : Nasruddin/Pro Kutim
KAUBUN – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman membuka Turnamen Bola Voli PBVSI Cup Zona V Tahun 2026 Kabupaten Kutim yang dipusatkan di Lapangan Voli Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Sabtu (20/6/2026). Turnamen bergengsi tingkat kabupaten itu diikuti klub-klub voli dari wilayah Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaliorang dan Kaubun (Sangsaka).
Turut hadir dalam acara, Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Ketua PBVSI Kutim Ardiansyah, Camat Kaubun Saprani, unsur Forkopimcam, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari panitia, PBVSI Kutim, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan hingga masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, wasit, ofisial, para klub peserta, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan perusahaan yang telah mendukung kegiatan ini. Turnamen seperti ini sangat penting untuk meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ardiansyah mengatakan, tema pembangunan Kutim yang mengusung semangat Mandiri, Tangguh dan Berdaya Saing tidak hanya bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Kutim harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan dan pendampingan usaha.
“Saya mengapresiasi PT GAM yang telah mendampingi pelaku UMKM dan ekonomi kerakyatan. Perusahaan tidak hanya berinvestasi, tetapi juga menjadi orang tua asuh bagi masyarakat agar mampu berkembang dan mandiri,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutim terus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi melalui sektor usaha padat karya yang langsung melibatkan masyarakat. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh warga.
“Untuk sektor-sektor tertentu, kita ingin memberi ruang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Prinsipnya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat tersebar secara merata,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Kutim Ardiansyah, menegaskan bahwa turnamen di Kecamatan Kaubun ini merupakan bagian dari realisasi program kerja yang terstruktur. Penunjukan Kaubun sebagai tuan rumah didasarkan pada pemerataan pembinaan prestasi bola voli di seluruh wilayah Kutim.
”Ini merupakan salah satu langkah awal kami pengurus PBVSI setelah pelantikan kemarin, di mana kami berkomitmen melaksanakan turnamen PBVSI Cup di setiap zona, dan alhamdulillah hari ini bertempat di Kecamatan Kaubun untuk Zona 5,” ucapnya.
Ardiansyah merincikan bahwa Zona 5 ini mencakup lima wilayah kecamatan strategis di Kutim, yaitu Kaliorang, Kaubun, Sangkulirang, Sandaran, dan Karangan. Total 34 klub yang telah mendaftar resmi diharapkan mampu menyuguhkan tontonan olahraga bermutu sekaligus menjadi wadah penjaringan bakat potensial daerah.

”Alhamdulillah diikuti oleh 34 klub yang terdaftar di Zona 5 ini, kami berharap turnamen ini melahirkan bibit-bibit baru yang kelak mengikuti jejak satu atlet kita yang sudah berhasil bertanding di tingkat nasional, maka dari itu junjung tinggi sportivitas karena moto kami di PBVSI adalah satu bola untuk seribu saudara,” urai Ardiansyah penuh semangat.
Pada kesempatan yang sama, Camat Kaubun Saprani menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan Pengkab PBVSI Kutim yang telah memilih wilayahnya sebagai pusat pelaksanaan turnamen. Ia menilai kegiatan ini memiliki dampak berganda (multiplier effect), baik bagi pembinaan pemuda maupun sektor ekonomi lokal.
”Harapan kita bersama penyelenggaraan ini supaya sukses selalu mulai awal sampai akhir, dan kegiatan ini bukan sekadar seremonial tetapi ajang untuk meningkatkan prestasi bola voli di Kecamatan Kaubun dan Kutim, serta momentum bagi kecamatan untuk terus membenahi diri,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Lorensius, dalam laporan resminya memaparkan detail jumlah peserta yang ikut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini. Ia menyampaikan bahwa antusiasme para pencinta bola voli di Kutim sangat luar biasa, terbukti dari banyaknya pendaftar yang masuk ke meja panitia selama masa registrasi dibuka.
”Perlu kami laporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 18 tim putra dengan sistem open bebas, artinya dari mana saja bisa bergabung untuk bertanding, dan 16 tim voli putri khusus untuk Sangsaka, menggunakan pagu anggaran dari PBVSI Kabupaten Kutim,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya servis pertama secara simbolis oleh Bupati Kutim, maka Turnamen Voli PBVSI Cup Zona V tahun 2026 resmi dimulai. Masyarakat Kecamatan Kaubun dan sekitarnya kini bersiap menyambut kemeriahan pesta olahraga yang diproyeksikan memicu kebangkitan prestasi atlet voli lokal menuju kancah nasional.(kopi14/kopi13/kopi3)

































