Beranda Kutai Timur Ibnu Sidiq, Prajurit TNI Jadi Manusia Tercepat di Bhayangkara Run Kutim

Ibnu Sidiq, Prajurit TNI Jadi Manusia Tercepat di Bhayangkara Run Kutim

33 views
0

Manusia The Flash Bhayangkara Run 5K Polres Kutim, pelari tercepat Ibnu Sidiq. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA — Sebanyak 659 pelari memadati halaman Mapolres Kutai Timur (Kutim) untuk menyemarakkan ajang Bhayangkara Run 5K gelaran Polres Kutim bekerja sama dengan Sangattaplayon bagian dari Indorunners, Minggu (28/6/2026) pagi. Agenda olahraga massal yang digelar menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara ini menjadi panggung dominasi bagi personel aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sukses menguasai podium utama.

Tepat pukul 06.00 Wita, bendera flag off resmi dikibarkan di titik start. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, tampak berbaur di tengah kerumunan massa dan ikut berlari menempuh rute 5 kilometer. Ia didampingi oleh Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Basuki Isnawan, serta Ketua KONI Rudi Hartono.

Rute yang dilewati para peserta berpusat di kawasan pusat pemerintahan Bukit Pelangi. Dimulai dari Mapolres Kutim, para pelari melintasi jalur di depan Masjid Agung Al Faruq, melewati monumen patung pesawat, menanjak ke arah Bukit Pandang, melintasi Kantor Bappeda, hingga akhirnya kembali ke garis finish di Mapolres Kutim.

Persaingan sengit terjadi di barisan depan kategori Umum Putra. Ibnu Sidiq (23), pelari asal Balikpapan, sukses mengamankan posisi Juara 1 setelah menyentuh garis finish pertama kali. Sidiq pun menjadi manusia tercepat “The Flash” dengan catatan waktu 18 menit 39 detik. Posisi Juara 2 diraih oleh Syukur Pakeda (24) asal Kota Bontang. Keduanya merupakan personel aktif TNI yang sengaja turun untuk menguji ketahanan fisik mereka. Atas capaian ini, masing-masing pemenang berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 3 juta dan Rp.2 juta.

Saat diwawancarai seusai penyerahan hadiah, Ibnu Sidiq mengungkapkan bahwa dirinya memang kerap berpartisipasi dalam berbagai event lari regional secara mandiri setiap bulan, bahkan setiap minggu. Bagi prajurit berusia 23 tahun ini, kompetisi di Kutim merupakan bagian dari program latihannya untuk menghadapi target yang lebih besar.

“Latihan keras terus saya lakukan karena setelah ini saya bersiap naik kelas ke kategori Half Marathon (21K). Target terdekat adalah persiapan penuh untuk turun mewakili daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar bulan November mendatang,” ujar Ibnu.

Kendati mengapresiasi jalannya acara, Ibnu juga menyampaikan harapannya agar kualitas penyelenggaraan Bhayangkara Run di tahun-tahun berikutnya dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, event ini potensial untuk dikemas lebih mewah dengan nominal hadiah yang lebih besar demi mendatangkan pelari-pelari elit di tingkat nasional.

Ajang Bhayangkara Run 2026 ini diinisiasi oleh Polres Kutim di bawah pimpinan Kapolres AKBP Fauzan Arianto bersama komunitas lari Sangattaplayon. Selain kompetisi, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan rute juga mendapatkan fasilitas jersey, medali finisher, refreshment, serta kesempatan memenangkan berbagai hadiah doorprize menarik yang diundi di akhir acara.(kopi5/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini