Beranda Kutai Timur Pemprov Kaltim Siapkan SMAN 2 Sangatta Selatan, Kutim Dorong Wajib Belajar 12...

Pemprov Kaltim Siapkan SMAN 2 Sangatta Selatan, Kutim Dorong Wajib Belajar 12 Tahun

309 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan sambutan dalam perpisahan angkatan 27 SMAN 1 Sangatta Utara.Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Kabar segar berembus bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II mengumumkan rencana pembukaan sekolah menengah atas baru, yakni SMAN 2 Sangatta Selatan (Sangsel).

Informasi ini disampaikan langsung oleh perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kaltim, Paeran, di sela-sela kegiatan perpisahan Angkatan 27 SMAN 1 Sangatta Utara yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Paeran menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kutim atas dukungan nyata terhadap perluasan akses pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas hibah lahan yang diberikan Pemkab Kutim. Lahan ini akan menjadi lokasi berdirinya SMAN 2 Sangatta Selatan guna memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat,” ujar Paeran.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik rencana pembukaan sekolah baru. Namun, ia menekankan bahwa tantangan ke depan masih besar. Mengingat pertumbuhan penduduk dan antusiasme belajar yang tinggi, satu sekolah baru dirasa belum cukup.

“Semoga ke depan ada pembangunan lebih banyak SMA lagi. Sepertinya tidak cukup jika hanya satu SMA tambahan yang dibangun untuk mengakomodasi lulusan SMP kita,” ungkap Ardiansyah.

Bupati menegaskan komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Wajib Belajar 12 Tahun. Sejak tahun 2012, seluruh kecamatan di Kutim telah memiliki fasilitas SMA atau SMK. Kini, fokus pemerintah bergeser pada peningkatan fasilitas dan pemberian kesempatan seluas-luasnya bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Pemkab Kutim terus memacu prestasi siswa melalui berbagai skema bantuan biaya pendidikan. Ardiansyah memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya beasiswa Kaltim Tuntas dari provinsi beasiswa, Kutim Tuntas dari kabupaten serta Beasiswa Indonesia Kutim Emas yang bekerja sama dengan APKASI.

“Program kerja sama dengan APKASI ini sudah memasuki tahun ketiga. Rata-rata setiap tahun ada 50 anak kita yang berhasil masuk ke perguruan tinggi ternama di Indonesia melalui jalur ini,” jelasnya.

Selain dari pemerintah, sektor swasta seperti PT KPC dan lembaga seperti Baznas juga turut berperan aktif dalam mendukung beasiswa bagi putra-putri daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Ardiansyah memberikan pesan menyentuh kepada para lulusan Angkatan 27 SMAN 1 Sangatta Utara. Ia meminta para siswa menghargai jasa pendidik meski telah lulus nanti.

“Tuliskan dalam prinsip hidup masing-masing bahwa tidak ada yang namanya mantan guru. Satu kata atau satu kalimat dari guru akan terus mengisi dan mewarnai perjalanan kehidupan kita,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi yang lulus hari ini adalah para pemegang tongkat estafet yang akan mengisi Indonesia Emas 2045. Bupati berharap para orang tua dan sekolah terus bersinergi mendorong siswa meraih pendidikan setinggi mungkin.

Acara perpisahan tersebut diakhiri dengan prosesi penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi akademik dan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para siswa selama menempuh studi.(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini