Beranda Pemerintahan ASN Harus Jadi Agen Perubahan – Melayani, Bukan Dilayani

ASN Harus Jadi Agen Perubahan – Melayani, Bukan Dilayani

83 views
0

Bupati Ismunandar memberikan piagam penghargaan kepada beberapa peserta terbaik Latsar CPNS Gol II dan III Angkatan I dan II 2019 didampingi Kepala Pusat P2-KDOD LAN Samarinda,Mariman Darto (Foto: Vian Humas)

SANGATTA- Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melayani bukan dilayani. Tuntutan pelayanan paripurna dari masyarakat harus ditindaklanjuti  dengan perubahan sikap dan mental dari seluruh jajaran ASN di semua level tingkatan. Hal ini ditegaskan Bupati Ismunandar saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) calon PNS Golongan II dan III Angkatan I dan II 2019 di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Rabu (18/12/2019) yang dihadiri Sekretaris Kabupaten Irawansyah dan Kepala Pusat Pelatihan, Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda, Mariman Darto.

Dihadapan 75 peserta Latsar CPNS golongan II dan III angkatan I dan II, Ismunandar mengatakan bahwa menjadi ASN ada sebuah pilihan hidup dengan segala konsekuensinya. Seorang ASN harus mampu menahan diri, sabar dan istiqomah dalam bekerja.

“Realitasnya apa yang kita kerjakan tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang, pasti ada yang suka dan tidak. Namun tetaplah bekerja dengan baik sesuai dengan aturan dan tupoksi, bila ada yang tidak jelas, silakan tanyakan dan diskusikan dengan atasan jangan buat keputusan sendiri,” jelas Ismu.

Ismu mengingatkan seorang ASN memiliki kode etik yang harus ditaati. Jangan manfaatkan status ASN untuk menyebar hoaks (berita bohong). Setiap informasi yang diterima harus dicerna sebaik mungkin, jangan buru- buru disebarkan.

“Jika kita mendapat informasi dari media sosial, jangan langsung disebarkan, cermati terlebih dahulu kebenarannya. Apalagi dalam situasi jelang Pilkada di Kutim. Saya ingatkan kembali baik kepada CPNS yang baru menyelesaikan Latsar maupun ASN untuk bersikap netral, jangan ikut – ikutan,” harap Ismu.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan, menjelaskan bahwa Latsar merupakan pelatihan yang diselenggarakan secara inovatif dan terintegrasi dengan metode pembelajaran klasikal dan non klasikaldi dalam kelas dan di tempat kerja dengan narasumber dari widyaiswara LAN Samarinda, Polres Kutim, Lanal Sangatta, Kodim 0909/SGT dan BKPP.

“Tujuannnya menghasilakan ASN yang profesional dan berkarakter dalam menunaikan  tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat dan menjadi alat pemersatu bangsa. Selain itu” ujar Zainuddin.(hms4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here