Beranda Pemerintahan Dari Training Paralegal Garapan FPE-KSBSI – “Kemajuan Kutim Juga Ditopang oleh...

Dari Training Paralegal Garapan FPE-KSBSI – “Kemajuan Kutim Juga Ditopang oleh Buruh”

350 views
0

Saat Bupati H Ismunandar memberikan sambutan dihadapan peserta. (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Tanpa buruh, Kutai Timur (Kutim) ini mungkin akan mati. Sebab buruh juga memegang peranan penting dalam mendukung tumbuh kembangnya suatu daerah. Maka dari itu bisa disimpulkan bahwa kemajuan Kutim juga ditopang oleh buruh. Pernyataan dimaksud disampaikan langsung oleh Bupati Kutim H Ismunandar, saat membuka Trainning Paralegal di Gedung Wanita, Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim, di Bukit Pelangi, Sangatta.

Kegiatan ini diprakarsai DPC Federasi Pertambangan Dan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Kutai Timur (FPE-KSBSI Kutim). Digelar selama 2 hari, yakni 3-4 Maret 2020.

“Tanpa buruh di Sangatta, Kutai Timur ini akan mati. Semoga buruh yang berada di Kutai Timur, makin sejahtera,” tegas Ismu, sapaan akrab Bupati.

Karena menurutnya, didunia kerja, semua manusia memiliki perananannya masing-masing dan saling mengisi. Tidak ada perusahaan atau badan usaha, bisa berjalan tanpa karyawan.

Terkait training tersebut, Ismu menyebut bahwa kegiatan ini sangat positif. Untuk itu dia mengapresiasi pihak panitia penyelenggara. Sebab training ini bakal membuka segala ketidak tahuan, menjadi solusi berbagai masalah yang ada pada buruh. Nantinya pasti dapat membuka wawasan para buruh agar tak sampai salah persepsi.

“Dengan adanya training paralegal ini, kita dapat memahami apa hak-hak dan kewajiban kita yang harus dipenuhi perusahaan atau investor,” ucap orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut.

Ia pun berharap, apabila para buruh sudah memahami dan sejalan dengan perusahaan, maka tidak akan ada missed communication. Disnakertrans Kutim saat ini sudah menjalankan tupoksi dengan baik. Sehingga segala permasalahan di pertambangan atau ketenaga kerjaan di Kutim, belum ada yang sampai ke dirinya. Karena sudah dapat diselesaikan oleh Disnaker Kutim.

Sementara itu, Riswan Lubis selaku Ketua DPP FPE-KSBSI mengaku senang dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Karna secara langsung dapat mengedukasi para buruh yang dinaungi FPE-KSBSI Kutim.

“Ini menjadi acara yang sangat baik dan pertama diperakasai oleh daerah. Saya berharap dapat mendukung kesejahteraan para buruh di Kutim,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua panitia acara, Thamrin Yan mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaran acara itu. Ia memohon maaf jika masih terdapat kekurangan dan berharap kegiatan berjalan dengan lancar serta sukses.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih, perwakilan Disnakertrans Kutim, Ketua Hapindo, beberapa menajemen perusahan di Kota Sangatta, Ketua DPC FPE-KSBSI Arham dan seluruh pekerja dibawah naungan FPE-KSBSI. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here