Beranda Kutai Timur 41 Warga Dibekali Keterampilan Pastry Bakery – Upaya Pemkab Kutim Kurangi Angka...

41 Warga Dibekali Keterampilan Pastry Bakery – Upaya Pemkab Kutim Kurangi Angka Kemiskinan

68 views
0

Pemberian kartu tanda peserta pelatihan pastry dan bakery oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.(Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Sebanyak 41 warga usia produktif, diberi kesempatan mengikuti pelatihan pastry dan bakery, garapan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (29/11/2021). Kegiatan yang dilaksanakan Disdik melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) ini menarget anak usia sekolah, tidak sekolah atau lulus tidak melanjutkan sebagai peserta.

Acara pelatihan yang dipusatkan di Restoran Teras Belad, Sangatta Selatan ini, dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Dihadiri Plt Asisten Administrasi Umum Rizali Hadi, Kepala Disnakertrans Kutim Sudirman Latif, Kepala Dinas Pendidikan Syarir, perwakilan Kepala Dinas Koperasi UMKM, Disperindag Kutim, DMP-PTSP, Ketua TP PKK Kutim Ny Siti Robiah, BPR, Sangatta Marketing dan Rumah Lubna.

Bupati Kutim Ardiansyah mengatakan kegiatan ini masuk dalam tujuh komitmen Bupati-Wabup Kutim periode 2021-2024. Yakni dibidang ekonomi, bantuan modal usaha UMKM dan pelatihan keterampilan.

“Melalui pelatihan advokasi seperti ini, diharapkan bisa mengurangi angka kemiskinan di Kutim. Paling tidak mereka yang mengikuti ini, bisa memanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga,” harap Ardiansyah.

Paling tidak, setelah pelatihan, peserta termotivasi untuk berwirausaha menuju kemandirian ekonomi. Berikutnya melalui pelatihan advokasi guna menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kutim ini, diharapkan tidak ada ego sektoral antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun bisa saling bersinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). OPD yang ada bisa secara bergantian melaksanakan pelatihan. Bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan. Khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

“Karena mungkin putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikannya,” ucapnya.

Kedepan, setidaknya di 2023 mendatang gedung Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Kutim dapat segera terbangun. Kemudian, disana nantinya akan ada mall pelayanan perizinan. Seperti PTSP, Disperindag, Koperasi dan OPD terkait lainnya. Sehingga memudahkan masyarakat saat mengurus izin usaha.

Sebelumnya, Kepala UPT SPNF SKB Sangatta Utara, Sri Rezeki Suswandari mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan. Memberi bekal pengetahuan, keterampilan dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan. Sehingga dapat dijadikan bekal untuk berwirausahaan dan merintis berdirinya usaha mandiri yang dibimbing oleh mitra usaha.

“Sasaran kegiatan adalah anak usia sekolah, tidak sekolah atau lulus, tapi tidak melanjutkan. Warga masyarakat yang menganggur atau tidak memiliki pekerjaan,” sebutnya.

Menghadirkan narasumber Kadisdik Kutim Syahrir, Kadisnakertrans Kutim Sudirman Latif. Dari Diskop UMKM Kutim Wenadianto, Disperindag Kutim Aji Zanaruddin. Berikutnya dari DMP-PTSP Al Fadli, BPR Kapsul Anwar, Sangatta Marketing Yohana Fransiska dan Rumah Lubna Dewi Yuliana. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here