Beranda Pemerintahan Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD Tahun 2022 – Seskab Kutim Tegaskan Segera...

Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD Tahun 2022 – Seskab Kutim Tegaskan Segera Tindak Lanjuti Instruksi Pusat

114 views
0

Sekretaris Daerah H. Rizali Hadi, S.I.P dan Kadis PU H.M. Muhir, ST, MT, Kepala Bapenda Syahfur, S.Sos, M.Si dan pejabat yang mewakili Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BPKAD dan Bappeda saat mengikuti zoom meeting rakor percepatan realisasi APBD Tahun Anggaran 2022, di Aula Kantor Keminfo Kutim, Senin, (20/6/2022). (Foto Adi Sagaria Pro Kutim.)

SANGATTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota Seluruh Indonesia terkait percepatan realisasi APBD Tahun Anggaran 2022, Senin (20/6/2022). Rakor ini bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan pelaksanaan pembangunan. Peningkatan pelayanan publik hingga kesejahteraan masyarakat.

Rapar Koordinasi via Zoom Meeting yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri Dr H Suhajar Diantoro MSi ini diikuti masing-masing pejabat utusan Gubernur, Bupati dan Walikota. Sedangkan Kutim diwakili Sekretaris Kabupaten Rizali Hadi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Syahfur mengikuti rakor dari Aula Kantor Diskominfo Perstrik Kutim, Senin, (20/6/2022).

Usai mengikuti rakor, Seskab Kutim Rizali Hadi kepada wartawan menjelaskan bahwa melalui rakor ini Kemendagri ingin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap percepatan realisasi anggaran. Sejurus arahan Pemerintah Pusat, Pemkab Kutim juga berkepentingan mengevaluasi serapan APBD.

“Serapan anggaran APBD 25 persen ini masuk kategori rendah sedang. Sementara dari sisi penerimaan cukup tinggi dan ketersediaan anggaran di Bank. Artinya tidak ada masalah dari sisi penerimaan,” kata Rizali memberikan penjelasan kepada wartawan.

Karena dari sisi realisasi belanja Pemkab Kutim masih rendah, Seskab berharap OPD terkait bergerak cepat menangani hal tersebut. OPD yang melaksanakan lelang program diminta menyegerakan pelaksanaannya. Sehingga APBD bisa direalisasikan dengan baik.

Selanjutnya dari sisi belanja pegawai tidak masalah. Namun demikian Rizali tak ingin bersantai. Sebab monitoring dari Pemerintah Pusat akan berdampak jika Pemkab Kutim tidak serius menindak lanjuti. Setelah ini, Seskab berencana dalam waktu dekat segera melaksanakan rapat koordinasi dan pengendalian kegiatan.

“Supaya teman-teman di OPD lebih memacu merealisasikan anggaran kegiatan kita (Pemkab Kutim),”. (kopi8/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here