Beranda Kutai Timur Diskop UMKM Kutim Tingkatkan SDM Anggota Koperasi – Dengan Pelatihan Kapasitas Usaha...

Diskop UMKM Kutim Tingkatkan SDM Anggota Koperasi – Dengan Pelatihan Kapasitas Usaha dan Kelembagaan

75 views
0

Sambutan : Asisten II Seskab Kutim Zubair memberikan sambutan, pada pelatihan peningkatan kapasitas usaha dan kelembagaan (Foto : Ist untuk Pro Kutim)

SANGATTA- Sebagai upaya berkesinambungan meningkatkan kapasitas serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya anggota-anggota Koperasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) menggelar Pelatihan. Kali ini fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan kelembagaan koperasi. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Seskab Kutim Zubair mewakili Bupati.

Kegiatan yang berkerjasama dengan pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur ini, berlangsung pada Senin (26/9/2022) di salah satu Resto di Sangatta.

Hadir pada kesempatan itu, Pengawas Koperasi Ahli Muda Disperindagkop dan UKM Kaltim Zuber, Kadiskop UMKM Darsafani, Plt Sekretaris Diskop UMKM Kutim Wenadianto, Kabid Kelembagaan Firman Wahyudi, Kabid UKM Suwandi, serta 30 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Sandaran, Rantau Pulung, Bengalon dan Sangatta Utara.

Asisten II Seskab Zubair mengatakan, Pemkab Kutim melalui Organiasi Perangkat Daerah (OPD) teknisnya yakni Diskop UMKM dan Disperindag, terus berusaha meningkatkan variasi jenis usaha dan produk. Untuk ekspor selain migas dan batu bara. Sehingga dapat mewujudkan ekonomi yang berkualitas.

“Utamanya dengan meningkatkan daya saing produk. Dengan harapan mampu menjangkau pasar internasional. Untuk mencapai itu, maka arah kebijakan dititikberatkan pada penguatan dan pengembangan pasar produk unggulan daerah. Pengembangan UKM yang berorientasi ekspor melalui koperasi. Serta meningkatan efisiensi pelayanan, pengamanan dan perlindungan ekspor,” ucap Zubair.

Terlebih koperasi sebagai pilar dan penyangga utama dalam sistem perekonomian nasional, maka amat diharapkan koperasi dapat berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran anggota-anggotanya.

“Koperasi bisa menaungi UKM-UKM untuk bangkit dan memajukan pelaku usaha serta meningkatkan taraf perekonomian terutama para anggotanya,” tegas Zubair.

Sementara itu, Kadiskop UMKM Kutim Darsafani menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM tengah memprioritaskan agenda modernisasi koperasi. Dalam menghadapi tantangan baru ditengah perkembangan dan kemajuan teknologi. Meskipun di tengah pandemi COVID-19, namun Kemenkop UKM tetap konsisten mengawal pencapaian target 500 koperasi modern pada tahun 2024 mendatang.

“Proses modernisasi terbagi empat tahapan. Yakni fase permodelan, fase reflikasi (tahapan peniruan, red), fase masifikasi (memproduksi berbagai hasil budaya dalam jumlah massal agar dapat meraih pangsa pasar seluas luasnya, red), fase pemantapan serta fase pengembangan lanjutan,” ujarnya.

Ditambahkannya, kualitas SDM pengurus, menjadi salah satu faktor penting dan penentu kemajuan sebuah koperasi. Oleh karena itu setelah selesai mengikuti pelatihan ini dirinya berharap para peserta mampu memahami tentang akutansi dan mampu menyusun laporan keuangan koperasi dengan baik dan benar. (kopi6/kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here