Beranda Kutai Timur Ratusan KK Empat Kecamatan Pedalaman  Dapat Program Hibah Air Minum Perkotaan 

Ratusan KK Empat Kecamatan Pedalaman  Dapat Program Hibah Air Minum Perkotaan 

141 views
0

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman menyerahkan secara simbolis Program Hibah Air Minum Perkotaan. Foto: Fuji Pro Kutim

LONG MESANGAT – Setelah 10 kecamatan, Bupati Kutim H Ardiansyah kembali menyerahkan program hibah air minum perkotaan dari APBN Tahun 2022 bagi masyarakat usai pelaksanaan Musrenbangcam di Pedalaman, Jumat (3/3/2023). Kali ini warga empat kecamatan yang diberi jatah pemasangam sambungan langganan bersubsidi tersebut. Penyerahan sombolis program tersebut dilakukan Bupati disaksikan Wabup H Kasmidi Bulang, jajaran legislator, Camat hingga Kepala Desa.

“Khusus empat kecamatan, yakni Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat dan Busang, program ini diberikan kepada 188 Kepala Keluarga yang dikategorikan masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR,” kata Dirut Perumdam TTB Kutim Suparjan usai penyerahan.

Rinciannya adalah di Kecamatan Muara Bengkal di empat desa, Muara Bengkal Ulu, Muara Bengkal Ilir, Ngayau dan Benua Baru dengan 84 sambungan. Muara Ancalong di tiga desa yaitu Kelinjau Ulu, Kalinjau Ilir dan Senyiur dengan 60 terpasang. Sedangkan Long Mesangat di dua desa Mukti Utama dan Sumber Sari dengan 24 pemasangan. Serta Busang di tiga desa Long Lees, Long Nyelong dan Long Pejeng dengan 20 sambungan terpasang.

Untuk diketahui, selama tiga tahun berjalan, hampir 5.800 kepala keluarga (KK) merasakan manfaatnya. Namun khusus untuk program tahun 2022 yang diserahkan awal tahun ini jumlahnya mencapai 1.565 sambungan, meliputi 14 kecamatan se-Kutim. 

Kategori warga penerima manfaat, ditentukan sesuai buku pedoman dari Kementerian PUPR RI. Antara lain yaitu masyarakat dimaksud memiliki rumah yang daya listriknya dia tidak lebih daripada 1300 watt dan memang belum pernah menerima program hibah air minum dari mana pun. Sedangkan untuk verifikasinya, pihak Perumdam TTB Kutim melibatkan Ketua RT, Pemerintah Desa, Kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten. Setelah itu barulah Perumdam TTB Kutim mengusulkan ke Pemerintah Pusat. 

Sementara itu Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman menegaskan, program ini menjadi upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terus dilakukan oleh Pemkab Kutim melalui Perumdam TTB Kutim. Sinergikan antara program Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten. Hasil sinergi tersebut adalah turunnya program Pemerintah Pusat hingga ke daerah.

“Pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih masih menjadi fokus utama pembangunan Pemkab Kutim. Tentunya dalam hal ini melalui Perumdam TTB Kutim selaku leading sector,” kata Ardiansyah.

Diharapkan, melalui program sinergi pemenuhan air bersih masyarakat ini, dalam waktu tak lama ke depan warga tak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini