Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama Dian Oktavia dari PT Ithaca Resources. Foto: Miftah/ Maulana/ Pro Kutim
SANGATTA – PT Ithaca Resources menggelar sosialisasi hasil pemetaan sosial (social mapping) sekaligus konsultasi publik rancangan Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat (RIPM) di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim), Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal perusahaan dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan arah pembangunan daerah sebelum perusahaan memasuki tahap operasional pada 2027 mendatang.
Konsultasi publik tersebut merupakan amanat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mewajibkan perusahaan pertambangan melakukan penyelarasan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dengan pemerintah daerah sebelum dokumen RIPM disahkan dan diserahkan kepada pemerintah.
Head of Corporate Sustainability & ESG, Dian Oktavia, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyelesaikan pemetaan sosial dan pemetaan pemangku kepentingan di seluruh wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Kutai Timur yang mencakup 38 desa dan sembilan kecamatan.

Wilayah tersebut membentang dari area tambang di Kecamatan Busang, jalur hauling road, fasilitas pengolahan (processing plant), hingga pelabuhan yang berada di sekitar Desa Sekerat.
“Desa dan kecamatan yang hadir hari ini merupakan mitra terdekat kami. Mereka berada di wilayah operasional perusahaan, mulai dari lokasi pertambangan hingga pelabuhan. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa program pemberdayaan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dian, saat ini PT Ithaca Resources masih berada pada tahap konstruksi dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027. Meski demikian, perusahaan telah menyiapkan komitmen jangka panjang untuk berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Komitmen tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program yang berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Hasil pemetaan sosial yang dilakukan menunjukkan masih adanya sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas kesehatan lingkungan.
“Direksi PT Ithaca Resources memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan masyarakat. Salah satu isu yang kami temukan adalah perlunya upaya bersama untuk menekan angka stunting, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Dian juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutim yang telah memberikan dukungan selama proses pemetaan sosial berlangsung. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kutai Timur, Bappeda, para camat, serta kepala desa yang telah berpartisipasi aktif dalam penyusunan data dan informasi yang menjadi dasar penyusunan RIPM.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim wajib menjalankan aktivitas usaha secara bertanggung jawab dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan serta membangun sinergi bersama pemerintah daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurutnya, konsultasi publik yang digelar PT Ithaca Resources menjadi bagian penting dalam memastikan program perusahaan tidak berjalan sendiri, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah sekitar operasi.
“Perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam sebagai core business harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten harus terus dilakukan agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Di tengah upaya pemanfaatan sumber daya alam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, perusahaan tetap dituntut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk mendukung upaya penurunan emisi karbon dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Ia turut mendorong para kepala desa agar aktif menjalin komunikasi dan kemitraan dengan perusahaan yang berada di wilayahnya masing-masing. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Bappeda telah menyiapkan konsep kemitraan yang dapat menjadi pedoman dalam menyelaraskan program pembangunan perusahaan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah ring operasional.
“Jangan ragu untuk terus berkoordinasi dengan perusahaan di sekitar wilayah masing-masing. Kemitraan yang baik akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan,” katanya.
Melalui konsultasi publik ini, diharapkan dokumen RIPM PT Ithaca Resources dapat menjadi pedoman pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan visi pembangunan daerah, sekaligus mampu menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat yang berada dalam wilayah operasional perusahaan.(kopi8/kopi13/kopi3)

































